Anak Ngeces Berlebihan, Normalkah?

Baby & Kids - 29 Jun 2018

Sering kita mendengar mitos anak yang ngeces karena saat hamil sang ibu mengidam sesuatu yang tidak terpenuhi atau tidak keturutan. Faktanya, ngeces, atau ileran atau drooling merupakan kebiasaan yang umum pada bayi selama dua tahun awal kehidupan. Namun bagaimana jika buah hati Anda ngeces berlebihan? Apakah hal tersebut masih bisa dianggap normal?

Air liur berlebihan  atau excessive drooling  atau dalam istilah medis disebut Sialorrhea 

pada anak mengacu pada kondisi saat air liur keluar terus menerus atau secara teratur mengalir keluar dari mulut balita Anda. Saat berusia dua tahun, alaminya bayi sudah bisa mengendalikan air liurnya. Ada berbagai alasan mengapa anak masih suka ngeces meski sudah berusia 2 tahun. Namun, jika anak Anda terus mengalami ngeces berlebihan sampai atau melewati usia empat tahun, hal tersebut terkadang bisa  menjadi indikasi awal cerebral palsy atau kelumpuhan otak besar. Selain itu, kadang-kadang juga terkait dengan berbagai penyakit neurodegeneratif lainnya. 

Penyebab paling umum air liur berlebihan pada anak antara lain:

Tumbuh gigi. Ini merupakan penyebab paling sering anak ngeces berlebihan, terutama pada anak yang terlambat tumbuh gigi. 

Pilek karena alergi. 

Mononucleosis juga sering dapat menyebabkan air liur yang berlebihan pada balita. Ini adalah jenis infeksi virus yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan atau demam. Infeksi ini juga dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening, yang ada di sekitar leher anak. 

Jika anak Anda memiliki infeksi sinus, hal itu juga dapat menyebabkan air liur yang berlebihan.

Amandel dan adenoid yang mengalami pembesaran.

Radang tenggorokan.

Selain penyebab di atas, anak juga bisa mengalami liur berlebihan karena gangguan sistem saraf tertentu. Gangguan atau kondisi semacam itu dapat menyulitkan anak Anda untuk menelan, karenanya air liur yang berlebihan. Berikut beberapa kondisi umum yang juga dapat menyebabkan air liur berlebihan pada balita:

Autisme

Amyotrophic lateral sclerosis atau ALS

Cerebral palsy (CP)

Down syndrom

Penyakit Parkinson

Multiple sclerosis

Kapan Harus Ke Dokter?

Masalah ngeces berlebihan pada anak bila dibiarkan saja tentu saja akan mengganggu perkembangan anak lebih lanjut terutama dalam fungsi makan dan bicara, serta pertumbuhan gigi. 

Anda harus berkonsultasi dengan dokter anak segera: 

Jika anak Anda tampaknya dalam bahaya tersedak atau tersedak dan mengalami kesulitan bernapas dengan benar.

Jika anak Anda demam atau memegangi kepalanya dengan cara yang tak biasa.

Kondisi air liur berlebih bisa diatasi dengan melakukan berbagai cara, salah satunya dengan speech therapy. Cara ini dimaksudkan agar anak lebih mampu untuk mengatupkan kedua bibirnya dan mengalirkan ludahnya ke belakang rongga mulut untuk kemudian ditelan.  Obat obatan juga bisa  diberikan dengan tujuan untuk mengontrol persyarafan otonom serta mengatasi kelainan yang menyertainya. (YU)

Foto: betweencarpools.com