Anak Terlambat Bicara, Kapan Harus Khawatir?

Baby & Kids - 10 Nov 2017

Seperti milestone dan keterampilan lainnya, kapan usia anak belajar bahasa dan mulai bicara bisa bervariasi. Jadi, antara anak yang satu dengan anak yang lain bisa berbeda-beda. Banyak bayi yang sudah bisa mengucapkan kata “mama” dan “papa” sebelum ulang tahunnya yang pertama, dan umumnya batita bisa mengucapkan 20 kata di usia 18 bulan. 

Tapi bagaimana jika seorang anak berusia 2 tahun belum benar-benar berbicara atau hanya mengucapkan sepatah dua patah kata? Sebaiknya orangtua harus mengetahui yang ‘normal’ dan ‘tidak normal’ dalam perkembangan wicara dan bahasa anak, sehingga orangtua bisa mendeteksi dini keterlambatan bicara anak. 

Berikut tanda atau rambu yang dapat membantu orangtua memutuskan kapan Si Kecil harus mendapatkan bantuan profesional.

- Usia 2 tahun hanya mengucapkan sedikit kata dan lebih sering berkomunikasi dengan menunjuk.

- Usia tiga tahun berbicara masih tidak jelas atau kacau bahasanya, hanya berbicara frase yang terdiri dari 2 kata.

- Sulit mempelajari kata-kata untuk lagu.

- Kesulitan mengekspresikan pikirannya setelah usia 3 tahun.

- Kosakata terbatas: kesulitan menemukan kata yang tepat. 

- Sulit menjawab setiap kali disodori pertanyaan ‘mengapa.'

- Kesulitan menceritakan kembali sebuah kisah, meskipun sudah sering ia dengar.

Jika tidak segera ditangani, gangguan bahasa dan wicara akan berdampak pada kemampuan komunikasi anak. Banyak kasus keterlambatan bicara ringan menjadi kasus yang berat karena tidak dideteksi sejak dini. 

Akibatnya, anak-anak dengan gangguan bicara dan bahasa umumnya akan merasa tidak nyaman jika bergabung dengan teman-temannya. (YU)

Foto: kidspot.com.au