Belajar Montessori di Rumah

Baby & Kids - 09 Jul 2018

Metode Montessori diciptakan oleh Dr. Maria Montessori,  seorang pendidik yang berasal dari Italia. Metode ini mendidik anak di masa keemasan mereka (golden age) untuk belajar secara mandiri. Sederhananya lingkungan Montessori memungkinkan anak-anak untuk belajar tentang dunia di sekitarnya melalui penggunaan indra. Tujuannya bukan untuk mengajarkan tentang fakta, tetapi untuk menumbuhkan kecintaan belajar seumur hidup. Anak-anak belajar secara mandiri dan fokus pada satu tugas saja dalam satu waktu.. Ketika anak-anak diberi kebebasan untuk membentuk lingkungannya, mereka akan termotivasi dan berkeinginan kuat untuk menggali lebih dalam topik yang menarik minat mereka.

Sebagai orangtua, Anda juga bisa menerapkan metode Montessori untuk Si Kecil di rumah. Anda pun tak perlu menghabiskan uang banyak untuk mendapatkan manfaat yang ditawarkan oleh pendidikan yang terinspirasi oleh Montessori.  Dengan beberapa peralatan sederhana, kegiatan Montessori ini bisa Anda lakukan bersama buah hati tercinta. 

Menciptakan Lingkungan yang Mudah Diakses oleh Anak

Tempat atau lingkungan yang ramah anak akan mendorong kemandirian dan kedisiplinan anak. Si Kecil tahu di mana ia akan menemukan benda yang ia butuhkan, dan di mana harus meletakkannya kembali setelah selesai menggunakannya. Lingkungan seperti ini memungkinkan anak untuk fokus pada tugas yang dihadapinya. Agar segala sesuatunya bisa dengan mudah diakses anak, lakukan hal  berikut: 

- Menyediakan rak atau laci berukuran pendek untuk pakaian anak.

- Menyediakan tempat tidur yang rendah.

- Tempatkan bangku kecil di kamar mandi dan dapur agar anak Anda dapat mencapai wastafel.

- Atur mainan di rak yang rendah dan beri tempat khusus berdasarkan kategori, misalnya balok susun, perlengkapan seni, puzzle, dan sebagainya.

- Taruh camilan dan makanan sehat di rak yang mudah dijangkau anak di dapur Anda. Dengan demikian anak bisa mengambilnya sendiri jika ia ingin makan. 

- Tuangkan minuman ke dalam botol kecil dan letakkan di rak kulkas yang paling rendah. Letakkan gelas dalam tempat yang bisa ia jangkau dan spons untuk membersihkan tumpahan.

Aktivitas Montessori yang Dapat Dilakukan di Rumah

Ada banyak kegiatan Montessori yang menyenangkan, mudah dan hemat biaya yang dapat Anda lakukan bersama anak di rumah.  Ide aktivitas ini dirancang untuk kelompok usia 1-4, tetapi Anda dapat menyesuaikannya sesuai dengan usia anak. Namun sebelum merencanakan aktivitas untuk anak, sebaiknya pertimbangkan minat anat, tingkat pemahamannya dan selalu menyesuaikan kegiatan Montessori dengan kebutuhan anak. 

1. Anak membantu Anda saat mencuci. Biarkan ia membawa baju ke keranjang cucian, meletakkan pakaian masuk dan mengeluarkannya dari mesin cuci, menambahkan sabun, menyortir baju dan sebagainya.

2. Anak membantu menyiapkan makanan (sarapan, makan siang dan malam). Biarkan ia membawa peralatan makan dan barang pecah belah (piring, teko, cangkir, sendok) ke meja makan, menyiapkan sayuran, buah dan sebagainya. Anak juga bisa mengambil sendiri menu sarapannya yang telah tersedia di meja makan.

3. Merapikan tempat tidur.

4. Merapikan mainan.

5. Membantu membuat kue. Biarkan anak bereksplorasi dan bermain dengan alat dapur yang aman, misalnya menggunakan rolling pin, cetakan kue, timbangan dan sebagainya. Anak juga bisa mengocok, mengaduk dan menguleni adonan kue. 

6. Libatkan anak saat mendandani dirinya sendiri. Biarkan ia mencoba mengancingkan baju, memakai kaus kaki dan sepatu sendiri.

7. Kegiatan memotong atau menggunting sangat bagus untuk anak-anak yang lebih besar. Aktivitas ini  untuk mengembangkan keterampilan motorik halus mereka. Beri mereka gunting dan biarkan mereka membuat kartu, atau sekadar bersenang-senang memotong-motong kertas. 

8. Berkebun adalah keterampilan yang sangat berharga untuk diberikan kepada generasi muda. Anaanak biasanya senang membantu dalam semua aspek seperti menanam benih, menyirami bunga dan merawat tanaman.

9. Libatkan anak-anak dalam permainan pura-pura. Ini merupakan pengalaman belajar yang luar biasa bagi mereka. Dalam permainan pura-pura  anak-anak bisa menjadi apa pun yang mereka inginkan:  dokter, penjaga toko, dokter hewan, mekanik, guru, koki dan sebagainya. Bermain pura-pura juga merupakan cara yang luar biasa bagi seorang anak untuk belajar bermain di dalam sebuah kelomppok. 

10. Ajak anak untuk membuat mainan susun dengan menggunakan gelang karet sebagai cincin. Tantang anak Anda dengan memintanya melemparkan cincin dari jarak jauh.

11. Gunakan kartu kosakata atau kartu pra-membaca untuk memperkenalkan anak pada kata-kata baru seperti nama hewan, tumbuhan dan sebagainya. Lengkapi kartu-kartu ini dengan miniatur atau patung-patung untuk menambah wawasan anak.

12. Berikan cat pada anak Anda dan biarkan dia melakukan apa yang dia sukai. Biarkan ia mewarnai matahari dengan warna pink, dan daun dengan warna biru! Biarkan mereka mencoret-coret,  menempel, merekatkan, dan membuat karya seni mereka sendiri. 

Manfaat 

Aktivitas Montessori tidak hanya menyenangkan untuk dilakukan anak-anak, tapi juga sangat bermanfaat: 

- Anak belajar bertanggung jawab di rumah.

- Mengajarkan pada anak keterampilan hidup sehari-hari.

- Meningkatkan konsentrasi anak.

- Aktivitas Montessori melibatkan banyak gerakan. Ini bagus untuk menyempurnakan motorik halus dan keterampilan motorik kasar anak, misalnya, menuangkan air tanpa tumpah, menggunakan spons dan sebagainya.

- Membangun kemandirian anak. (YU)

Foto: hellowonderful.co