Hindari Hukuman Fisik Pada Anak

Baby & Kids - 03 Oct 2017

Memberikan hukuman fisik pada anak, seperti mendorong atau memukul bisa memicu masalah kesehatan dan obesitas saat anak beranjak dewasa. Ini terungkap dalam  penelitian yang dilakukan University of Manitoba di Winnipeg, Kanada.

Pada penelitian ini, 34 ribu orang dewasa diwawancarai apakah saat kecil pernah menerima hukuman fisik seperti didorong, ditampar, dan dipukul orangtua. Peserta juga diminta melaporkan kondisi kesehatan mereka saat ini. Hasilnya, sekitar 1.300 orang mendapatkan hukuman fisik dari orangtuanya, terkadang malah hukuman fisik dan emosional yang lebih ekstrem. Dibanding peserta yang tidak dihukum secara fisik saat anak-anak, mereka lebih mungkin didiagnosis memiliki penyakit yang cukup kronis

. Secara keseluruhan, 25% peserta yang mengalami kekerasan saat anak-anak memiliki penyakit arthritis dan 28% menderita penyakit jantung. Walau tak semua anak yang mendapat tamparan dan dorongan sebagai hukuman memiliki masalah kesehatan mental dan fisik, namun rasa sakit dari hukuman fisik, serta respons psikologis dan perilaku dipukul bisa menyebabkan masalah jangka panjang untuk beberapa anak. Hukuman fisik bukan metode paling aman dalam mendisiplinkan anak. Jika ingin yang terbaik untuk anak-anak, orangtua sepatutnya  memilih cara disiplin yang tidak mendatangkan resiko. (FD)

foto: c1.thejournal.ie