Kenali Tanda Lelah pada Bayi dan Balita

Baby & Kids - 03 Nov 2018

Bayi dan balita bisa dengan mudah merasa lelah. Saat mengalaminya, mereka akan sulit diajak tidur. Sebaiknya, kenali tanda-tanda anak merasa lelah, sehingga Anda bisa segera menidurkannya sebelum ia rewel, marah-marah dan sulit ditenangkan. 

Mengapa penting bagi Anda mengenali tanda lelah pada anak? Anak-anak menunjukkan kalau mereka lelah melalui perubahan perilaku. Misalnya, anak tiba-tiba marah, terlalu aktif, rewel dan menuntut. Sangat penting untuk mencari ‘tanda-tanda lelah’ pada Si Kecil. 

Tanda tersebut akan menginformasikan Anda ini saatnya untuk mengurangi aktivitas anak dan mengajaknya tidur. Jika Anda menunggu hingga Si Kecil kelelahan, akan sulit untuk menenangkannya. 


Tanda lelah pada bayi baru lahir

Bayi yang baru lahir mungkin akan bosan jika sudah terjaga selama 1 hingga 1,5 jam. Jika ia lelah, Anda mungkin akan melihat sejumlah tanda-tanda berikut: 

- Menarik telinga

- Mengepal tangannya dengan kuat

- Menguap

- Mengucek atau menutup mata, pandangan mata sayu

- Meregangkan punggung

- Tangan dan kaki tampak bergerak mengacak

- Kening berkerut atau tampak cemas

- Mengisap jari


Tanda lelah pada bayi dan balita

- Menangis

- Menuntut perhatian terus menerus

- Bosan dengan mainan

- Rewel dengan makanan


Mengurangi Rangsangan

Jika Si Kecil menunjukkan tanda-tanda kelelahan, sebaiknya persiapkan anak untuk istirahat agar bisa mengurangi aktivitas atau rangsangan. Anda bisa melakukannya dengan: 

- Membawanya ke tempat tidur

- Menjauhkan mainan dari anak

- Bisikkan kata-kata lembut dan menenangkan agar anak merasa nyaman

- Menutup tirai dan mematikan lampu kamar

- Memainkan musik yang lembut dan menenangkan, atau menyanyikan lagu pengantar tidur

- Membacakan dongeng favoritnya. – red