Manfaat ASI untuk Bayi Prematur

Baby & Kids - 04 Jul 2018

Karena lahir lebih awal, bayi prematur memiliki kebutuhan yang lebih khusus dibandingkan bayi yang lahir cukup bulan. Salah satunya adalah asupan nutrisi. Pemberian ASI bagi bayi prematur merupakan tugas penting ibu meskipun hal tersebut tidak selalu berjalan dengan mudah. 

Bayi Prematur adalah bayi yang lahir sebelum 37 minggu umur kehamilan, artinya lahir kurang bulan menurut masa gestasi (usia kehamilan). Sedangkan kehamilan yang cukup bulan adalah 37-41 minggu. Dibanding bayi yang lahir cukup bulan, bayi prematur cenderung bermasalah. Salah satunya, bayi prematur tidak mampu minum ASI sebagaimana mestinya karena lemahnya refleks hisap mereka. 

Setelah bayi mengembangkan refleks mengisap dan suhu tubuhnya normal dan tidak mengalami penurunan suhu tubuh, mulailah ajari bayi untuk mengisap ASI langsung dari puting payudara. Jika bayi masih kesulitan, berikan ASI dengan menggunakan cangkir dan sendok. Jangan menuangkan ASI langsung ke mulutnya, tapi biarkan bayi menjulurkan lidah untuk menjilat ASI. ASI memberikan sejumlah manfaat khusus yang dibutuhkan bayi prematur. Apa saja manfaatnya? 

1. Bayi prematur memiliki system pencernaan yang belum sempurna. Dan ASI adalah makanan sempurna untuk bayi prematur. Sejumlah studi menunjukkan bayi prematur mencerna lebih baik ASI dibandingkan susu formula.

2. Karena pencernaan belum sempuna, maka protein sulit dicerna oleh bayi prematur. Bayi yang alergi terhadap susu disebabkan karena mereka alergi terhadap protein yang terkandung dalam susu. Usus bayi prematur lebih mudah mencerna ASI karena ASI mengandung protein whey yang jauh lebih mudah dicerna ketimbang protein whey dalam susu formula.

3. ASI mengandung laktosa (gula) dan oligosakarida (sejenis karbohidrat). Bayi prematur menyerap hingga 90 persen laktosa yang terkandung dalam ASI, sehingga membantu menyerap mineral dengan mudah. Oligosakarida menghambat perlekatan bakteri berbahaya pada mukosa usus, yang diduga  menjadi salah satu sebab  menurunnya risiko necrotizing enterocolitis (NEC) pada bayi prematur yang mengonsumsi ASI.

4. Biasanya bayi prematur lahir dengan berat badan yang rendah, sebab itu, pertumbuhan yang baik sangat penting untuk perkembangan mereka. ASI mengandung lipase yang membantu bayi premature mencerna lemak dalam ASI dengan sempurna.

5. ASI melindungi bayi terhadap penyakit tertentu. Penelitian menunjukkan ASI tidak hanya melindungi bayi dari penyakit umum, tapi juga mengurangi risiko terkena penyakit tertentu antara lain sepsis, meningitis, dan infeksi pernapasan seperti pneumonia dan bronchiolitis.

6. Selain manfaat nutrisi dan kekebalan tubuh,  ASI memberikan manfaat intelektual pada bayi prematur. Bayi prematur umumnya mengalami perkembangan mental yang lambat, sehingga manfaat kognitif  dari ASI penting untuk kecerdasaan mereka. Bayi prematur yang mendapatkan ASI memiliki IQ lebih tinggi dibandingkan bayi lain yang tidak mendapatkan ASI. (RR)

Foto: Tesco Baby Club