Manfaat Yodium bagi Perkembangan Anak

Baby & Kids - 03 Aug 2017

Yodium penting untuk pertumbuhan dan perkembangan, terutama pada bayi dan anak-anak. Orang dewasa pun membutuhkannya. Yodium merupakan nutrisi penting bagi manusia, namun yang kita butuhkan untuk kesehatan hanya sedikit saja jumlahnya. 

Yodium adalah sejenis mineral yang terdapat di alam, baik di tanah maupun di laut. Yodium juga ditemukan di dalam biota laut (termasuk ikan, udang dan rumput laut), tanaman yang tumbuh di tanah yang mengandung yodium dan dalam produk hewan yang merumput di tanah yang mengandung yodium. Yodium juga ditambahkan pada makanan seperti garam dan roti yang dijual secara komersil.

Mengapa kita membutuhkan yodium?

Kelenjar tiroid manusia membutuhkan yodium untuk memproduksi hormon yang mengendalikan metabolism, pertumbuhan dan perkembangan. Jika anak-anak dan orang dewasa tidak mendapatkan cukup yodium dalam dietnya, boleh jadi mereka akan kekurangan yodium. Kekurangan yodium bisa menyebabkan terjadinya pembesaran kelenjar tirod atau goiter. Nah, goiter atau disebut juga penyakit gondok ini bisa: 

- mempengaruhi produksi hormon

- menyebabkan sulit menelan dan bernapas

- menyebabkan hipotiroidisme, yang dapat memicu masalah kesehatan seperti kenaikan berat badan, kulit kering, rambut rontok, kekelahan, intoleransi terhadap suhu dingin dan  depresi

- menyebabkan terhambatnya pertumbuhan, gangguan intelektual, dan IQ yang rendah. 

Sumber Yodium

Memasukkan makanan berikut dalam diet keluarga Anda setiap minggu akan membantu memastikan Anda dan  keluarga mendapat cukup yodium: 

1. Makanan laut (seafood): para ahli merekomendasikan 2-3 makanan laut biasa (contohnya ikan tuna, udang) setiap minggu.

2. Telur, daging, sayuran dan produk susu: untuk vegetarian, mungkin perlu mengonsumsi suplemen yodium atau mengonsumi makanan yang kaya yodium seperti susu kedelai, dan rumput laut. 

Berapa banyak yodium yang dibutukan manusia?

Refensi asupan harian sebagai berikut:

- Bayi usia 0 – 6 bulan membutuhkan 90 micrograms (?g) per hari.

- Bayi usia 7-12 bulan membuthkan 110 ?g per hari.

- Anak usia 1-8 tahun membutuhkan 90 ?g per hari.

- Anak usia 9-13 tahun membutuhkan 120 ?g per hari.

- Remaja usia 14-18 tahun dan dewasa yang tidak hamil atau menyusui membutuhkan 150 ?g per hari.

- Wanita hamil, wanita yang sedang mencoba untuk hamil dan ibu menyusui menyusui harus mengambil suplemen yodium sebanyak 150 mikrogram (ug) setiap hari. (YU)

Foto: momjunction.com