Menanamkan Kebiasaan Hidup Bersih bagi Anak Prasekolah

Baby & Kids - 14 Jul 2017

Semua orangtua pasti tahu betapa pentingnya mengajari anak tentang kebersihan. Karena sekarang Si Kecil adalah anak prasekolah, Anda harus lebih hati-hati mengenai kebersihan diri anak dan menanamkan kebiasaan hidup bersih pada anak sejak awal. 

Mengapa kebersihan diri penting bagi anak prasekolah? Menanamkan perilaku hidup bersih pada anak bisa melindunginya dari kuman yang menyebabkan penyakit. Kebersihan yang baik  adalah kunci untuk hidup sehat. Jadi, penting bagi orangtua untuk mengajari anak-anak tentang kebersihan diri. Anak prasekolah dengan mudah bisa beradaptasi dengan perubahan sehingga membantunya membentuk kebiasaan hidup bersih seumur hidupnya. Dan tentunya dengan kebiasaan hidup yang bersih akan membuat anak menjadi lebih bahagia menjalani hari-harinya: 

Berikut kebiasaan hidup bersih untuk anak prasekolah: 

1.  Mencuci tangan

Ajari anak mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, dan setelah menggunakan toilet. Anda bisa menggunakan sabun dan membuat keseruan dengan sabun tersebut seperti membuat gelembung. Dengan trik ini anak akan semangat untuk melakukan kebiasaan mencuci tangan.

2. Kebersihan mulut

Ajari anak untuk menyikat giginya sehari dua kali. Sikat gigi yang terarur akan mencegah infeksi gusi yang berbahaya atau kerusakan gigi. Tunjukkan pada anak bagaimana menggunakan sikat gigi dan membersihkan geraham atas. Penggunaan benang gigi merupakan bagian penting dari kebersihan gigi dan mulut anak. Benang gigi membantu membersihkan sisa makanan yang menempel di gigi. 

3. Mandi

Seperti orang dewasa, anak-anak harus mandi secara teratur dan menjaga tubuhnya tetap bersih  dan bebas kuman. Ajarkan cara mandi yang benar pada anak. 

4. Etika bersin dan batuk

Ajari anak menggunakan saputangan atau tisu saat ia batuk atau bersin. Menggunakan etika bersin dan batuk ini bisa membantu mencegah penularan penyakit.

5. Memotong kuku

Jaga agar kuku anak bersih dan pendek. Ajari ia untuk tidak menggigit kukunya. Kuman yang berada di kuku bisa masuk masuk ke dalam tubuh dan mengganggu kesehatannya. Jika balita Anda memiliki kebiasaan menggigit kuku, tutupi kuku dengan bantuan plester/band  selama beberapa hari. Kapan pun ia menggigit kukunya, ia tidak akan bisa melakukannya dengan benar. Trik ini membantunya menyingkirkan kebiasaan jelek tersebut.

6. Menggunakan toilet

Latih anak cara menggunakan toilet. Biasakan anak untuk selalu mencuci tangannya setelah menggunakan toilet. Toilet training sangat penting dan membantu mencegah infeksi serta meningkatkan kekebalan tubuh anak.

7. Mencuci rambut dengan teratur

Ajari anak tentang kebiasaan mencuci rambut yang tepat. Kebanyakan kuman yang menular berada di rambut manusia dan kemudian masuk ke tdalam ubuh manusia. Kebiasaan mencuci rambut yang tepat dapat membantunya menjaga kebersihan kulit kepala dan mencegah infeksi rambut. Biasakan juga anak untuk menyisir rambutnya setiap hari agar terlihat bersih dan rapi. (YU)

Foto: kidspot.com.au