Serunya Mengasuh Bayi Kembar

Baby & Kids - 02 Dec 2018

Anak adalah anugrah terindah yang diberikan Sang Pencipta bagi para orangtua, apalagi kalau yang diberikan itu double alias kembar. Pastinya membuat kebahagiaan yang double juga dalam keluarga.

 

Sebagai orangtua, pasti senang rasanya bila diberi kepercayaan merawat anak kembar.

Namun tak bisa dipungkiri, banyak hal yang harus dipersiapkan bila memiliki anak kembar, mulai dari waktu, mental, dan keuangan dan dukungan emosional dari lingkungan sekitar. Memiliki anak kembar juga berarti harus menyiapkan mental dan kesabaran ektsra, karena merawat anak kembar pastinya lebih merepotkan dibanding anak tunggal, terlebih jika kembarnya itu lebih dari dua.

 

Dana Ekstra

Sejak mengetahui jika dalam janin ibu ada bayi kembar, sebaiknya orangtua menyiapkan dana yang lebih besar dibanding kelahiran tunggal. Umumnya jika bayi kembar, biasanya persalinan dengan operasi Caesar, karena resiko melahirkan bayi kembar lebih tinggi dibanding melahirkan bayi tunggal. Jika memungkinkan, gunakan fasilitas BPJS saat melahirkan, agar biaya bisa lebih ditekan. Dana lainnya bisa digunakan untuk membeli pakaian, popok, syukuran (akikah) dan asuransi bagi si kembar.  

 

Menggali Informasi

Mungkin ibu sudah berpengalaman melahirkan, namun pasti berbeda dengan melahirkan anak kembar. Angaplah kita mulai dari nol lagi, karena masih awam dalam hal melahirkan/merawat bayi kembar. Dan untuk itu harus menggali informasi dari orang lain yang memiliki anak kembar. Info ini juga bisa diperoleh dari tenaga medis, buku dan browsing di internet. Dari pengalaman mereka inilah kita bisa mendapat informasi tentang bagaimana melewati tahun-tahun pertama perkembangan si kembar, apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan.

 

Menyiapkan Mental

Banyak yang bilang merawat anak kembar pasti melelahkan, karena di minggu-minggu pertama kelahiran mereka, jam tidur orangtua menjadi kurang nyenyak, karena bayi pasti sering terbangun dan rewel. Bersama pasangan, buatlah kesepakatan bersama, bisa dalam bentuk bisa berbagi tugas untuk merawat anak, karena bayi perlu juga sentuhan ayah dalam tumbuh kembangnya. Selain itu, ibu dan ayah juga sebaiknya mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin, agar tubuh tetap fit dan tidak mudah lelah saat merawat si kembar.

 

Meminta Bantuan

Mengasuh anak kembar bukan hal yang mudah, jadi jangan ragu untuk minta bantuan bila kita mengalami kesulitan. Hubungi orangtua, saudara atau orang-orang yang kita kenal untuk meminta pertolongan. Misalkan sekedar menemani si kakak jalan-jalan ke luar, saat ibu mengasuh si kembar. Atau bisa juga menolong menjaga si kembar, sementara ibu istirahat sejenak. Jika mereka berhalangan membantu, carilah orang lain yang bersedia dan jelaskan bahwa Anda benar-benar membutuhkan pertolongan mereka.

 

Membuat Jadwal

Sejak bayi kembar dilahirkan, kita harus mempunyai strategi yang tepat dalam mengurus anak. Dan hal ini bisa dibantu dengan membuat jadwal harian rutin. Dari mulai jam tidur, waktu memandikan anak, memberi ASI dan mengajaknya bermain. Untuk permulaan, buatlah jadwal tidur anak, pemberian ASI, ganti popok, bermain serta berkomunikasi dengan anak. Pemberian jadwal ini gunanya untuk melatih anak beradaptasi dengan lingkungan dan mudah mengontrol tumbuh kembangnya.

 

Peralatan Dobel

Mempunyai bayi kembar, maka segala sesuatunya harus disiapkan dua juga, termasuk peralatan makan dan peralatan mandinya. Umumnya, karena dipakai bersama, kedua hal ini hanya disiapkan satu, untuk dipakai berdua. Hal ini salah. Karena kalau dicampur pemakaiannya, akan tidak sehat bagi keduanya. Berbeda dengan pakaian yang bisa dipakai bergantian. Untuk gendongan dan stroller, sekarang ini banyak tersedia gendongan khusus untuk anak kembar. Tas bayi cukup satu, namun kapasitasnya lebih besar, karena harus memuat perlengkapan yang lebih banyak.

 

Yang Harus Dihindari

Tantangan terbesar orangtua adalah bagaimana memperlakukan si kembar dengan baik dan sebagai individu yang berbeda. Contohnya orangtua sebaiknya menghindari nama yang serupa untuk anak atau memakaikan baju yang sama pada mereka. Hindari membandingkan mereka, karena bisa tercipta persaingan di antara anak dan ini akan berdampak buruk pada pertumbuhan mereka. Selain itu, sebagai orangtua kita harus memiliki hubungan pribadi dengan mereka, karena walaupun kembar pastinya mereka memiliki pribadi yang berbeda-beda. (DL)

 

 

Tips Mengasuh Anak Kembar

 

1. Membuat jadwal menyusu, mandi, bermain dan kegiatan rutin lainnya agar memudahkan hidup Anda. Patuhilah jadwal tersebut, agar si kembar terbiasa dengan rutinitas dalam keluarga.

 

2. Pastikan ibu dan ayah menjadi tim yang kompak dalam mengasuh anak. Jangan ragu meminta bantuan ayah, bila kerepotan atau sedang lelah.

 

3Semirip apapun bayi Anda, jangan samakan mereka. Anak kembar memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing. Hindari pula membanding-bandingkan anak, baik dari minat, bakat, atau karakter mereka.

foto: sittercity.com