Si Kecil Botak atau Berambut Tipis, Kapan Harus Khawatir?

Baby & Kids - 04 Dec 2017

Setiap ibu pasti menginginkan rambut anaknya lebat dan sehat. Namun tak semua anak memiliki  rambut yang tebal. Sebagian dari mereka lahir dengan rambut yang tips dan botak. Kenapa bisa begitu ya?

Genetika memainkan peran besar dalam jumlah dan jenis rambut yang dimiliki buah hati Anda. Jika orangtua memiliki rambut tipis dan lama tumbuhnya, kemungkinan rambut anaknya akan seperti orangtuanya. Anda tak perlu khawatir jika rambut Si Kecil tipis. Dia bukan satu-satunya di dunia ini lho! Sepertiga bayi di dunia lahir dengan rambut tipis atau botak. Namun pada usia 12 bulan, rambut mereka tumbuh. 

Periksa Kulit Kepala

Meski normal anak memiliki rambut yang tipis dan lambat pertumbuhannya, namun ada kekhawatiran bahwa hal tersebut mungkin disebabkan masalah medis. Jika Anda merasa demikian, periksalah kulit kepalanya untuk mendapatkan petunjuk tentang kondisi kesehatan rambut dan kulit kepala anak. 

Balita dapat mengalami alergi yang menyebabkan kulit kepala gatal, berkutu bahkan cradle cap (sisik pada kulit kepala akibat perubahan hormon yang terjadi sesaat sebelum kelahiran). Semua itu bisa membuat pertumbuhan rambut anak menjadi terganggu. 

Rawat dengan Lembut

Praktik perawatan rambut ternyata dapat mempengaruhi kesehatan rambut Si Kecil. Oleh karenanya, hati-hati dan bersikap lembut saat mengeramasi  dan menyisir rambutnya. Kuncir ekor kuda atau kepang yang ketat bisa merusak rambut. 

Jepitan yang selalu diletakkan di posisi yang sama dapat menyebabkan kerontokan rambut di lokasi tersebut. Jaga tatanan rambut anak agar tetap simple dan batasi penggunaan shampo setiap hari, atau memakai shampo bila dibutuhkan. Hanya menggunakan produk shampo ringan yang diformulasikan untuk bayi dan balita.

Kapan Harus Khawatir?

Pada usia 2 tahun, anak harus tumbuh rambut (tidak lagi botak) meskipun tipis atau tidak lebat. Jika Si Kecil masih botak atau mengalami rambut rontok di usia 2 tahun, sebaiknya kunjungi dokter untuk mencari tahu apa penyebabnya. (YU)

Foto: natureamy.com