Semakin Perih, Semakin Bagus

Citybuzz - 10 Sep 2018

Hansaplast, ahli dalam produk Pertolongan Pertama, beberapa waktu lalu meluncurkan inovasi terbaru Hansaplast Spray Antiseptik, produk pembersih luka yang praktis dan modern yang tidak perih, tidak berwarna dan tidak berbau.

Dalam sebuah acara bincang-bincang bersama rekan media bertajuk Semakin Perih, Semakin Bagus – Mitos atau Fakta? yang dilangsungkan di Ciputra Artpreneur, Dr. Adisaputra Ramadhinara, dokter spesialis luka pertama dan satu-satunya di Indonesia; bersama Tyna Kanna Mirdad, beauty and parenting influencer; dan Setiawan Saputra, Marketing Manager Hansaplast; meluruskan beberapa anggapan kurang tepat seputar pembersihan luka dan memberikan solusi yang tepat.

Dalam kata sambutannya, Holger Welters, President Director PT Beiersdorf Indonesia mengatakan: “Luka dapat terjadi kapan saja dan di mana pun. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, berdasarkan urutan proporsi terbanyak untuk tempat terjadinya cedera, sebanyak 36,5% cedera terjadi di rumah dan penyebab cedera terbanyak adalah jatuh sebanyak 40,9%. Kami selalu mengingatkan masyarakat bahwa luka sekecil apapun tidak boleh dianggap sepele dan perlu ditangani dengan tepat. Langkah pertama dalam proses penanganan luka adalah membersihkan luka dengan benar untuk mencegah terjadinya infeksi.”

“Saat si kecil Aluna terjatuh dan melukai siku tangannya, aku selalu membersihkan lukanya dengan pembersih luka, namun Aluna tidak suka karena rasanya perih. Walaupun Aluna tidak suka saat lukanya dibersihkan, aku selalu bilang kepadanya kalau ada manfaat saat lukanya dibersihkan. Aku tahu pasti rasanya perih dan aku tidak tega melihat Aluna menahan sakit saat luka dibersihkan. Sudah sakit karena terjatuh, semakin sakit pula saat lukanya dibersihkan.” ujar Tyna Kanna Mirdad, seorang beauty and parenting influencer, ibu dari Alaia dan Aluna.

“Kandungan dalam banyak produk pembersih luka yang dijual bebas mengandung bahan yang bisa menyebabkan sakit perih dan meninggalkan noda. Bagi saya, pembersih luka yang meninggalkan noda tidak menjadi pilihan karena menutupi luka dengan warna yang bukan warna asli luka tersebut sehingga keadaan luka yang sebenarnya tidak bisa terlihat. Di klink dan rumah sakit, saya lebih memilih untuk menggunakan obat pembersih luka yang mengandung Polyhexanide (PHMB) sebab tidak meninggalkan noda. PHMB juga tidak berbau dan tidak menimbulkan rasa perih,” jelas Dr. Adisaputra Ramadhinara, Certified Wound Specialist Physician – seorang dokter spesialis luka bersertifikasi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Hansaplast, sebagai ahli produk Pertolongan Pertama, tidak pernah berhenti berinovasi dalam memberikan produk Pertolongan Pertama yang tepat guna bagi masyarakat. Keadaaan yang dialami oleh Tyna Kanna saat membersihkan luka anaknya ditemui bukan saja di Indonesia, namun di berbagai belahan dunia. Untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pembersih luka yang praktis dan tidak menimbulkan rasa perih, Hansaplast meluncurkan inovasi terbaru yang praktis dan modern untuk membersihkan luka – Hansaplast Spray Antiseptik. Kandungan utama Hansaplast Spray Antiseptik adalah Polyhexamethylene Biguanide (PHMB), zat antiseptik yang banyak digunakan oleh para dokter karena efektif dalam mengatasi infeksi, tidak perih, tidak meninggalkan noda dan tidak berbau.

 “Kandungan PHMB dalam pembersih luka yang secara umum digunakan di klinik dan rumah sakit, saat ini diluncurkan oleh Hansaplast dalam bentuk produk OTC / Over the Counter – produk yang djual bebas tanpa resep dokter. Seperti yang dikatakan oleh Dr. Adisaputra Ramadhinara, kenapa harus menggunakan pembersih luka yang menimbulkan rasa perih jika sudah tersedia pembersih luka yang #GakPakePerih?  Hansaplast Spray Antiseptik adalah solusi praktis untuk mencegah dan mengatasi infeksi #GakPakePerih, tidak meninggalkan noda dan tidak berbau,” tutup Setiawan Saputra, Marketing Manager Hansaplast. (red)