5 Kesalahan Menggunakan Talenan

Family - 08 Nov 2017

Talenan merupakan kebutuhan dasar dapur. Alat ini memudahkan kita untuk memotong bahan-bahan masakan. Namun sayangnya, masih  banyak orang yang membuat kesalahan terkait penggunaan talenan. Dan hal ini harus dihentikan segera karena kesalahan tersebut meyebabkan talenan menjadi sumber penyebab bakteri 

Berikut sejumlah kesalahan yang kerap dilakukan saat menggunakan talenan: 

1. Menggunakan satu talenan untuk memotong sayuran dan daging

Menggunakan talenan untuk memotong semua jenis makanan (sayur, daging, buah) bisa menyebabkan kontaminasi silang antar makanan. Kontaminasi ini perlu diwaspadai karena  dapat menyebabkan penumpukan bakteri di dalam suatu bahan makanan, dan bisa mengakibatkan sakit perut. Hindari kontaminasi silang dengan menggunakan talenan terpisah untuk daging atau unggas, dan sayuran. Anda bisa memilih talenan beda warna, misalnya hijau untuk sayuran dan merah khusus untuk daging. 

2. Menggunakan talenan yang licin

Talenan yang terbuat dari bahan kaca, marmer dan bambu terlalu keras, dan licin sehingga dapat menumpulkan pisau dan menyebabkan pisau tergelincir. Sebaiknya pilih talenan yang terbuat dari kayu atau plastik. Agar talenan tidak bergerak saat Anda memotong, taruh kain basah di bawahnya.

3. Tidak meminyaki talenan kayu

Talenan kayu yang dicuci setiap hari akan membuatnya kering, berkerak bahkan retak. Oleskan minyak pada permukaan talenan untuk menjaganya agar tidak mengering. Perawatan ini bisa dilakukan sebulan sekali.

4. Tidak mengeringkan talenan dengan sempurna

Talenan yang lembab menjadi tempat berkembang biak bakteri. Setelah dicuci, keringkan dengan sempurna. Anda bisa mengangin-anginkannya sebentar atau menjemurnya di bawah sinar matahari. 

5. Menggunakan talenan tua 

Begitu talenan Anda mulai terdapat lekukan yang sulit dibersihkan gantilah segera. Talenan tua yang sulit dibersihkan adalah tempat bakteri untuk berkembang biak. (YU)

Foto: newsapi.com.au