Saat Harus Mengurus Anak-anak Seorang Diri

Family - 09 Mar 2018

Dalam kondisi apapun, membesarkan anak-anak memang bukan urusan mudah. Terlebih jika harus membesarkan mereka seorang diri, tingkat kesulitannya tentu lebih  tinggi. Sebagai orangtua tunggal, Anda bertanggungjawab penuh atas semua aspek dalam merawat dan mengasuh anak sehari-hari. 

Menjadi ibu tunggal, Anda mungkin menghadapi tantangan sebagai berikut: 

- Berkurangnya waktu mengasuh anak, sebab umumnya orangtua tunggal juga harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. 

- Muncul atau bertambahnya tekanan psikologis pada ibu tunggal yang bisa menyebabkan stress, depresi dan kelelahan. 

- Timbulnya masalah perilaku anak karena orangtua tunggal terlalu lelah secara emosi dalam mendisiplinkan anak, sehingga tidak konsisten dalam menerapkan aturan atau kedisiplinan. 

- Kurangnya figur salah satu orang tua untuk anak-anak.

Lalu bagaimana cara mengasuh anak-anak bagi single parent agar anak-anak bisa tumbuh dengan sehat dan bahagia, serta meminimalisasi munculnya permasalahan yang umum dihadapi ibu tunggal? 

 Berikut tipsnya: 

Tunjukkan cinta dan perhatian Anda

Anak-anak membutuhkan perhatian, kasih sayang dan sentuhan fisik dari orangtuanya. Curahkan kasih sayang dan dukungan tanpa syarat Anda pada mereka. Mungkin Anda tidak bisa mencurahkan perhatian penuh pada mereka setiap saat, namun Anda bisa memberi penghargaan atas kesabaran dan pengertian mereka. Sisihkan waktu untuk bermain, ngobrol atau bercengkrama bersama anak-anak Anda.

Mencari bantuan dalam mengasuh anak

Bagaimanapun Anda bukan superwoman yang dapat bekerja sambil mengurus semua kebutuhan dan keperluan anak. Mintalah bantuan orang lain untuk meringankan tugas mengasuh anak. Anda bisa melibatkan orangtua atau saudara dalam tugas pengasuhan. Atau Anda bisa menyewa pengasuh atau asisten rumah tangga yang berkualitas untuk anak-anak. Jangan mengandalkan anak yang lebih tua sebagai satu-satunya pengasuh bayi Anda. 

Membuat rutinitas

Ciptakan rutinitas setiap hari agar anak-anak mengetahui apa saja yang harus dikerjakannya. Misalnya, membuat jadwal bangun pagi, waktu makan, tidur dan  belajar setiap harinya. Hal ini akan membantu meringankan tugas Anda.

Berbagi tugas

Anak-anak ternyata menikmati tanggung jawab yang diberikan pada mereka lho! Anda bisa mendelegasikan tugas pada masing-masing anak. Misalnya, Si Sulung bertugas merapikan tempat tidurnya dan membersihkan rumah, anak nomor dua membersihkan mainannya dan Anda fokus merawat Si Bungsu yang masih bayi.  

Tetapkan  disiplin

Buat aturan atau metode pendisiplinan yang baik untuk anak-anak. Misalnya tidak boleh berkata kasar, main game atau nonton teve lebih dari 2 jam, dan sebagainya. Nilai-nilai yang Anda tanamkan sejak dini akan bertahan hingga mereka dewasa kelak.

Jangan lupa bahagia

Menjadi orangtua tunggal memang tidak mudah, tapi bukan berarti Anda melupakan kebahagiaan Anda. Jangan menyalahkan diri Anda karena kondisi yang ada. Terimalah semuanya dengan lapang dada. Luangkan waktu untuk diri sendiri. Sesekali Anda bisa jalan bareng teman-teman, memanjakan diri di salon kecantikan atau makan di restoran favorit Anda. Aktivitas tersebut akan membantu meringkankan rasa lelah Anda, sehingga Anda pulang ke rumah dengan suasana hati yang lebih baik. (YU)

Foto: slate.com