Menjadi seorang ibu dengan anak lebih dari satu, bukan berarti tidak bisa menghasilkan. Bahkan beberapa bisnis terkemuka pun awalnya dimulai dari rumah.

Sekarang ini memiliki bisnis sendiri di rumah bukanlah hal yang sulit diwujudkan. Banyak sekali ide bisnis rumahan yang bisa dicoba. Asyiknya, berbisnis di rumah relatif tidak memerlukan modal yang besar. Karena berbeda dengan bisnis yang membutuhkan sewa tempat yang membutuhkan modal cukup besar, berbisnis di rumah tidak membutuhkan biaya sewa. Bisnis rumahan pun cocok dilakukan oleh ibu rumah tangga untuk menambah penghasilan keluarga. Bukan tak mungkin pula bila bisnis rumhan dijalankan oleh suami dan istri. Lantas bisnis rumahan apa saja yang bisa dicoba? Berikut kami berikan pilihannya. 

1. Online Shop (Dropshipper)

Ini merupakan bisnis rumahan yang paling mudah dikerjakan. Yang perlu dilakukan adalah mencari barang/produk yang sekiranya banyak disukai orang dan minta kepada produsen barang tersebut untuk menjadi reseller. Agar bisnis Anda berkembang, lakukan promosi menarik kepada saudara, teman, tetangga dan semua kontak Anda. Jika ada pesanan, Anda hanya perlu menghubungi produsen barang tersebut langsung ke pelanggan dengan menggunakan nama usaha Anda. Jangan salah, usaha ini bisa menghasilkan keuntungan bersih Rp. 5-6 juta per bulan lho!

2. Katering 

Bisnis ini cocok bagi yang hobi memasak. Biasanya orang banyak meminta jasa katering saat ada acara keluarga, entah itu arisan, pernikahan, tujuh bulanan, atau acara syukuran pindah rumah. Yang terpenting dalam memulai usaha ini adalah rasa masakan yang enak dan harga yang lebih murah dibanding usaha sejenis. 

3. Kedai Sarapan Pagi 

Banyak pekerja atau siswa yang seringkali beraktivitas pagi namun tidak sempat sarapan. Nah, karena itulah kedai-kedai sarapan pagi laris manis. Hanya dengan berjualan di pagi hari (sekitar jam 6-jam 9 pagi) saja sudah lumayan menghasilkan. Apalagi jika rumah Anda berada di kawasan pekerja/pabrik atau universitas, pasti akan menjaring lebih banyak pelanggan. Agar konsumen tidak merasa bosan, sediakan variasi menu yang beragam dengan rasa yang enak tentunya. Menu sarapan pagi biasanya terdiri dari nasi uduk, nasi kuning, lontong sayur, nasi goreng dan lain-lain. 

4. Aneka Pembayaran Online

Bisnis ini juga sedang menjadi trend dan banyak diminati pengusaha rumahan. Yang diperlukan hanyalah laptop atau komputer dengan koneksi internet yang memadai. Bisnis ini masih memiliki peluang yang besar. Karena banyak orang yang tidak sempat untuk membayar tagihan listrik, PDAM, telepon, Internet, TV kabel, angsuran kredit, atau pembayaran lainnya. Anda hanya perlu mendaftar untuk menjadi agen pembayaran online dan pelanggan akan datang dengan sendirinya.

5. Konter Pulsa dan Paket Data

Zaman sekarang ini, bahkan anak kecil pun sudah menggunakan smartphone. Karena itulah kebutuhan akan pulsa dan paket data sudah menjadi kebutuhan wajib bagi sebagian besar masyarakat. Inilah yang membuat bisnis ini tumbuh subur. Bahkan untuk menjalankan usaha ini, Anda tak harus memiliki counter fisik. Anda hanya membutuhkan smartphone dan menuliskan ‘Jual Pulsa & Paket Data’ di rumah. Simpel bukan?

6. Laundry/Setrika Kiloan

Beda dengan zaman dulu yang semua serba dilakukan sendiri, zaman sekarang semua serba praktis dan cepat. Bahkan untuk mencuci dan setrika pun kadang tidak sempat lagi dilakukan. Karena ini jasa laundry dan setrika kiloan menjadi peluang usaha yang cukup besar, terutama di daerah perkotaan. Selain itu, jasa ini juga banyak diminati mahasiswa dan pekerja yang tidak sempat mencuci/setrika sendiri. Modal yang diperlukan adalah membeli mesin cuci dan setrika. Agar usaha Anda maju, berikan pelayanan yang bagus, tepat waktu dan berikan bonus sesekali kepada pelanggan setia. 

7. Bubur Bayi Sehat 

Asupan bergizi bagi bayi selain ASI adalah bubur bayi. Tapi bukan sembarang bubur lho. Bayi perlu makanan yang sehat dan bergizi tinggi untuk mendukung tumbuh kembangnya. Nah banyak ibu-ibu yang merasa bingung apakah bubur yang dibuatnya baik/cocok dengan bayinya atau tidak. Hal ini menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Jika mau, Anda bisa membeli franchise bubur bayi yang sesuai dengan bujet Anda. Atau bila percaya diri bubur bayi buatan Anda enak rasanya dan bergizi tinggi, Anda bisa membuat dan memasarkannya sendiri. 

8. Jastip 

Singkatan dari Jasa Titip. Bisnis ini baru booming belakangan ini. Intinya profesi ini menawarkan jasa bagi mereka untuk minta titip dibelanjakan. Yes, ini nyata lho! Umumnya orang-orang yang hobi belanja atau jalan-jalan di mall bisa menggeluti bisnis ini. Kendalanya harus rela berdesakan dalam waktu tertentu, misalnya saat ada great sale atau midnight sale. Umumnya jastip mematok angka antara Rp. 10rb-20rb per barang. Terkesan kecil, namun jangan salah, bila ada 10 item saja yang dititip untuk dibelikan, maka hasilnya bisa lumayan. Itu baru dari satu orang. Jadi tak heran bila sampai ada yang berhenti kerja dan mulai serius menggeluti bisnis jastip ini. 

Namun ingat, meskipun dilakukan di rumah, bukan berarti bisnis Anda asal-asalan. Anda juga harus memperhatikan pencatatan keuangan terutama pemasukan, pengeluaran, utang, dan modal. Karena jika sampai pencatatan keuangan Anda berantakan, maka nantinya usaha akan sulit berkembang atau kemungkinan terburuknya malah gulung tikar. Selamat berbisnis di rumah! (RR)

Foto: shutterstock.com