Anak Kesayangan Rentan Depresi

Health - 12 Oct 2017

Memiliki saudara, apalagi dalam jumlah lebih dari dua, biasanya ada yang menjadi favorit orangtua, khususnya ibu. Istilah gampangnya, Si Anak Emas. Namun penelitian membuktikan, menjadi anak kesayangan belum tentu menjadi hal baik. Malahan, bisa saja malah meningkatkan risiko depresi.

Penulis studi Jill Suitor, seorang profesor sosiologi di Purdue University in West Lafayette, IN dan kolega mempublikasikan temuan ini di Journal of Gerontology: Social Sciences. Studi yang melibatkan 725 orang dewasa dari 309 keluarga yang ambil bagian dalam projek longitudinal Within Family Differences Study yang bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang baik dalam hubungan antara orangtua dan anaknya yang telah beranjak dewasa. Para ibu dari setiap keluarga ini berusia antara 65-75 pada 2001 ketika studi dimulai dan data ‘anak favorit dan tidak favorit para ibu’ dinilai dalam 7 tahun. Para penile mengamati data dari empat tolok ukur favorit dan bukan favorit ini: persepsi anak tentang kedekatan emosional dengan ibu, persepsi mereka terhadap konflik, persepsi anak tentang penghargaan dari ibu mereka, dan persepsi kekecewaan anak. Tim juga menilai gejala-gejala depresi pada anak.

Tim peneliti menemukan anak-anak yang percaya mereka memiliki hubungan yang lebih dekat dengan ibunya ketimbang saudaranya ternyata dilaporkan mengalami gejala-gejala depresi tertinggi, demikian dilaporkan Medical News Today. Para peneliti juga menganalisis temuan mereka dari ras. Mereka menemukan sejumlah sebelumnya telah menunjukkan naiknya kadar kedekatan antara ibu dan anak yang telah dewasa di keluarga kulit hitam. Sekitar seperempat keluarga yang ikut studi ini berkulit hitam. Para peneliti percaya bahwa persaingan antar-saudara mungkin menjadi biang penyebab meningkatnya depresi pada anak-anak yang percaya mereka menjadi favorit ibu terkait kedekatan emosional, atau kemungkinan timbul dari meningkatnya rasa tanggung jawab terhadap perawatan emosional untuk ibu di usia tua. Ke depannya, tim berencana meneliti apakah hasil yang sama muncul dari anak yang menjadi favorit atau bukan favorit ayah.

sumber: dokterdigital.com

foto: cloudfront.net