Banyak Tahi Lalat Beresiko Kanker Payudara?

Health - 11 Jul 2017

Penelitian menyebut tahi lalat dikaitkan dengan tanda awal kanker kulit. Riset terkini bahkan menyebut tahi lalat bisa menjadi tanda seorang wanita berisiko terkena kanker payudara. Peneliti dari Indiana University dan Harvard University melakukan penelitian lanjutan untuk mencari tahu hubungan tahi lalat dengan risiko penyakit lainnya. 

Ditemukan, adanya tahi lalat menjadi penanda risiko seorang wanita rentan terkena kanker payudara. Penelitian dilakukan dengan cara memetakan 74.532 perawat wanita selama 24 tahun. Sedangkan di Prancis dilakukan pemetaan terhadap 89.902 guru pada periode waktu yang sama. Penelitan di Negeri Paman Sam menemukan bahwa wanita tanpa tahi lalat memiliki kemungkinan didiagnosis menderita kanker payudara sebanyak 8 persen. Sedangkan wanita yang memiliki tahi lalat 15 atau lebih memiliki risiko mengidap kanker payudara yang lebih besar hingga 11 persen. 

Hal ini juga ditemukan pada pemetaan wanita yang dilakukan di Prancis. "Temuan ini menunjukkan mekanisme hormonal mendasari hubungan antara jumlah nevus, yaitu bercak atau pigmen kulit, dan risiko kanker payudara," kata peneliti dalam penelitian yang telah dipublikasikan di jurnal Public Library of Science. Namun peneliti menekankan, penelitian ini hanyalah hasil observasi--tidak cukup untuk mendukung setiap perubahan data klinis dalam diagnosis kanker payudara atau pencegahan.

Sumber: DokterDigital

foto: cdn2.stylecraze.com