Diet Golongan Darah untuk Menguruskan Badan

Health - 05 Oct 2017

 

Mengapa kita terserang penyakit dan bermasalah dengan berat badan yang tak seimbang? Kenali jenis golongan darah Anda, dan konsumsi makanan sesuai dengan diet golongan darah, adalah kunci menghindari masalah kesehatan dan berat badan.

 

Diet golongan darah diperkenalkan oleh praktisi naturopathy, Dr. Peter J. D’Adamo pertama kalinya dalam buku berjudul Eat Right For Your Type:  The Individualized Diet Solution to Staying Healthy, Living Longer & Achieving Your Ideal Weight yang terbit tahun 1996. Ia percaya jenis darah mempengaruhi sistem pencernaan, dan setiap orang memiliki respon berbeda terhadap makanan yang dikonsumsi berdasarkan golongan darah yang dimiliki. Dr D’Adamo juga percaya bahwa golongan darah menentukan kerentanan Anda terhadap penyakit tertentu.

 

Golongan Darah O

Sejarah evolusi menunjukkan nenek moyang kita memiliki tipe darah yang sama yakni O. Golongan darah ini adalah yang paling tua dalam sejarah manusia. Karakter unik darah O adalah pemakan daging, kadar asam lambung yang tinggi,  tidak mampu dengan benar mencerna makanan yang mengandung gluten, mengatasi stress dengan aktivitas fisik.

 

Kekuatan:

·         Memiliki sistem pencernaan yang kuat.

·         Sistem kekebalan tubuh yang tinggi.

·         Memiliki pertahanan alami terhadap infeksi.

 

Kelemahan:

·         Intoleran terhadap makanan baru.

·         Sistem kekebalan tubuh bisa terlalu aktif dan menyerang sendiri.

 

Risiko Medis:

·         Gangguan pembekuan darah, penyakit inflamasi (radang sendi/ arthritis), produksi tiroid rendah, alergi dan produksi asam lambung berlebih.

 

Perut orang yang memiliki golongan darah O menghasilkan asam klorida yang tinggi sehingga memungkinkan mereka mencerna protein hewani. Kopi akan menghasilkan asam lambung ekstra sehingga membuat mereka rentan terkena tukak lambung, terutama jika mereka terus-terusan mengalami stress. 

 

Olahraga:

·         Perlu latihan fisik yang intens, seperti aerobik, renang, jogging, lari, jalan cepat dan bersepeda untuk menghilangkan stress.

 

Nutrisi:

·         Kunci menjaga berat badan tetap seimbang adalah dengan menghindari gandum, jagung, kacang-kacangan, kubis, kembang kol, sawi. Sebaiknya mengonsumsi makanan yang rendah glikemik, rumput laut, seafood, garam beryodium, daging merah, kangkung, bayam dan brokoli.

·         Pilih makanan dengan lemak sehat dan batasi lemak jenuh yang tinggi. Hindari makanan yang mengandung lemak trans. Minyak tumbuhan (olive oil), kacang-kacangan (biji rami) , dan ikan (kakap merah, baramundi dan ikan betok) adalah sumber yang sehat.

·         Pilih makanan kaya serat, seperti biji-bijian, sayuran dan buah.

·         Asupan kalsium sangat penting. Okra, almond, bayam, rumput laut, brokoli, biji wijen, dan seledri merupakan sumber kalsium terbaik.

·         Konsumsi sedikit garam. Pilih makanan segar, hindari produk olahan.

·         Konsumsi multivitamin seperti vitamin C, B kompleks dan K untuk kesehatan.

 

Golongan Darah A

Memiliki tingkat kandungan asam lambung yang rendah sehingga susah mencerna daging (animal protein intolerant). Mencerna karbohidrat dengan efisien. Orang dengan golongan darah A merupakan tipe vegetarian klasik.

 

Kekuatan:

·         Mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan makanan.

·         Mampu memetabolisme nutrisi dengan mudah.

 

Kelemahan:

·         Saluran pencernaan sensitif.

·         Sistem kekebalan tubuh rentan

 

Risiko Medis:

·         Penyakit jantung, kanker, anemia, diabetes tipe 1.

 

Olahraga:

·         Cocok dengan latihan yang tenang seperti tai chi, yoga, pilate dan renang.

 

Nutrisi:

·         Kunci menjaga berat badan adalah dengan menghindari daging, susu, kacang merah, gandum.

·         Produk kedelai, rumput laut, telur, kacang-kacangan adalah pilihan protein terbaik untuk golongan darah A.

·         Minum air yang cukup. Hindari minuman mengandung gula, termasuk jus buah murni, susu dan teh manis. Anda dapat mengonsumsi jus buah murni sebagai pengganti konsumsi buah-buahan setiap hari, tapi hanya yang diperas dan segar.

·         Pilih makanan dengan lemak sehat dan batasi lemak jenuh yang tinggi.

 

Golongan Darah B

Memiliki sistem pencernaan yang toleran, sistem kekebalan tubuh yang kuat, dan toleran terhadap produk susu.

 

Kekuatan:

·         Sistem kekebalan tubuh yang kuat.

·         Mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan makanan.

·         Sistem saraf seimbang.

 

Kelemahan:

·         Tidak memiliki kelemahan secara alami

 

Risiko Medis:

·         Diabetes tipe 1, sindrom fatigue kronis dan gangguan autoimun (penyakit lupus, multiple sclerosis).

 

Olahraga:

·         Latihan fisik dengan keseimbangan mental.

 

Nutrisi:

·         Kunci menjaga berat badan dengan menghindari lentil, jagung, kacang-kacangan, gandum. Perbanyak makan sayuran, telur, hati dan konsumsi teh herbal (teh licorice).

·         Perhatikan asupan protein. Daging domba, kambing, ikan, telur dan kacang-kacangan adalah sumber protein terbaik untuk golongan darah B. Hindari daging ayam.

·         Konsumsi multivitamin harian, seperti vitamin C, magnesium, gingko, licorice, lesitin, dan kalsium.

·         Pilih makanan dengan lemak sehat dan batasi lemak jenuh yang tinggi.

 

 

Golongan Darah AB

Golongan darah AB  jarang dan kompleks, merupakan campuran gen A dan B. Meski secara genetik diprogram untuk mengonsumsi daging, namun golongan darah B tidak memiliki asam lambung yang cukup untuk memetabolisme daging dengan efisien, sehingga daging akan disimpan sebagai lemak.

 

Kekuatan:

·         Toleran tinggi terhadap penyakit kekebalan tubuh.

·         Dirancang untuk kondisi modern.

·         Kombinasi terbaik tipe A dan B.

 

Kelemahan:

·         Saluran pencernaan sensitif.

·         Toleran tinggi terhadap penyakit sehingga mudah terinfeksi.

 

Risiko Medis:

·         Penyakit jantung, kanker, anemia.

 

Olahraga:

·         Olahraga tenang seperti yoga, tai chi dikombinasikan dengan aktivitas fisik  seperti tenis, hiking dan bersepeda.

 

Nutrisi:

·         Kunci menjaga berat badan dengan menghindari daging merah,  gandum, jagung dan soba.

·         Perhatikan asupan protein. Daging kalkun, tahu, seafood, produk susu, sayuran hijau merupakan sumber terbaik untuk golongan darah AB.

·         Konsumsi vitamin C untuk meningkatkan kesehatan.

·         Pilih makanan dengan lemak sehat dan batasi lemak jenuh yang tinggi. (YU)


foto: expertbeacon.com