Kafein, Ancaman bagi Kesuburan Pria dan Wanita

Health - 11 Apr 2018

Bila Anda berencana memiliki anak, satu hal yang harus Anda ingat adalah selalu menjaga kesehatan. Memang penting bagi orangtua yang berhasrat memiliki anak untuk sehat secara fisik dan subur, serta berpikir dua kali saat mengonsumsi makanan. 

Salah satu penghambat kesuburan adalah kafein. Namun benarkah kafein mempengaruhi kesuburan pada pria dan wanita? Nah, ada banyak laporan dan perdebatan tentang kafein dan dampaknya pada kesuburan pria dan wanita. Meski hal tersebut belum terbukti secara ilmiah, namun alangkah baiknya untuk tidak mengambil risiko. Umumnya dokter menyarankan pasangan yang ingin memiliki anak untuk membatasi asupan kafein serendah mungkin.  Selain kopi, makanan dan minuman yang mengandung kafein adalah coklat, minuman energi, minuman ringan (soda, soft drink)  es krim kopi. Ada beberapa jenis produk herbal dan obat bebas yang juga mengandung kafein. Dianjurkan untuk membaca label bahan yang terkandung dalam produk sebelum membeli. 

 Efek Kafein Terhadap Kesuburan Wanita

Berikut ini adalah alasan mengapa kafein dianggap sebagai makanan tabu bagi wanita yang ingin hamil atau sudah hamil. Penelitian menunjukkan sejumlah kemungkinan yang terjadi akibat mengonsumsi kafein: 

Saat Anda mengonsumsi kafein lebih dari 200 mg dalam sehari, tubuh Anda akan lebih banyak menghasilkan estrogen. Peningkatan kadar estrogen bisa menyebabkan gangguan reproduksi dan infertilitas.

Kafein mengurangi kapasitas tubuh dalam menyerap zat besi. Seperti diketahui zat besi merupakan unsur terpenting saat Anda ingin hamil. Dengan demikian, jika tubuh kekurangan zat besi, akan menyebabkan gangguan dengan siklus ovulasi Anda.

Teori lainnya menyebutkan bahwa kafein, yang memiliki efek diuretik pada tubuh menyebakan Anda lebih sering buang air kecil. Proses tersebut mengakibatkan semua nutrisi penting yang dibutuhkan untuk hamil terbuang. Kemungkin hamil pun semakin kecil.

Kafein juga bisa mencapai plasenta dan dapat membahayakan janin Anda. Jika Anda terus mengonsumsi kafein saat hamil, ada kemungkinan mengalami keguguran. Idealnya menghindari kafein saat merencanakan hamil dan pada saat setelah hamil. 

Efek Kafein Terhadap Kesuburan Pada Pria:

Seperti halnya waniata, pria juga bisa berkontribusi terhadap masalah ketidaksuburan, dan konsumsi kafein menjadi salah satunya. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kafein mempengaruhi kesuburan pada pria:

Kafein dipercaya bisa mempengaruhi kadar insulin dalam tubuh. Kenaikan kadar insulin ini bisa menyebabkan penurunan jumlah sperma pada pria. 

Pada awalnya kafein bisa memberi dorongan pada sperma motil. Namun, bila dilihat dalam jangka panjang, kafein bisa menurunkan motilitas sperma sehingga sperma sulit membuahi sel telur.

Konsumsi kafein berlebihan meningkatkan risiko terjadinya kerusakan genetik pada sperma. Hal ini menyebabkan kerusakan DNA dan anak bisa lahir cacat. 

Jadi, pria pun harus berhati-hati dalam mengonsumsi kafein, sebab kafein bisa menjadi ancaman bagi kesuburan.

Lalu berapa dosis yang aman mengonsumsi kafein?  Bagi wanita, dosis kafein tidak boleh melebihi 150 mg dalam sehari, sedangkan untuk pria harus dibatasi sampai 250 gm. Konsultasikan dengan dokter kandungan untuk masalah ini. (YU)

Foto: avoskinbeauty.com