Mucocele, Gangguan Kesehatan yang Kerap Dialami Anak

Health - 21 Nov 2018

Mucocele merupakan istilah asing di telinga. Mucocele merujuk pada benjolan yang berada di rongga mulut, baik mulut bagian atas, bawah, maupun di bawah lidah.

Menurut drg. Pruput Dwi Mutiari, SpBM, Spesialis Bedah Mulut RaDental Clinic, mucocele disebabkan oleh trauma pada kelenjar ludah. Akibatnya, kelenjar ludah tidak dapat mengalir sebagaimana mestinya dan membentuk benjolan. Besar mucocele bervariasi pada setiap orang. Benjolan ini juga dapat membesar jika terus terkena gesekan, misal saat makan. Mucocele merupakan kasus yang sering terjadi pada anak-anak.

Pencetusnya di antaranya kebiasaan menggigit-gigit bibir bagian bawah, akibat terbentur saat bermain, atau tersodok sikat gigi yang mengakibatkan kerusakan kelenjar ludah minor sehingga terjadi pengumpulan saliva di bawah mukosa bibir. Benjolan mucocele dapat hilang tanpa diobati tetapi dapat membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan dan melalui fase pecah-timbul-pecah-timbul sampai benar-benar hilang.

Terapi definitif pada mucocele, kata Pruput, adalah dengan pengambilan (ekstirpasi) benjolan tersebut melalui tindakan bedah minor sederhana. “Tindakan ini dapat dilakukan di bawah anestesi lokal dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit yang berlebihan. Waktu pengerjaannya pun singkat, hanya sekitar 15 menit,” jelasnya. Tindakan bedah pada mucocele dapat mengurangi risiko kekambuhan mucocele ulang (rekurensi).

Benjolan lain yang sering timbul pada mulut bayi dan anak-anak adalah ranula. Seperti mucocele, ranula merupakan kelainan yang terjadi pada kelenjar liur. Hanya saja ranula terjadi pada kelenjar liur yang lebih besar (mayor) di dasar mulut. Pada kasus yang lebih serius, ranula dapat menembus otot dasar mulut dan kemudian menimbulkan benjolan di area leher. Hal ini disebut plunging ranula. Pada kasus ranula, biasanya tampak benjolan berisi cairan warna kebiruan pada dasar mulut.

Ranula yang berukuran besar dapat menyebabkan lidah terangkat sehingga menimbulkan gangguan makan dan bicara pada anak. Pruput menjelaskan, terapi pada ranula adalah dengan tindakan pembedahan berupa pembukaan “atap” ranula. Tindakan ini diharapkan dapat membuka “pintu keluar” aliran saliva dan mencegah terjadinya pengumpulan saliva pada dasar mulut. Baik mucocele maupun ranula merupakan kasus yang sering terjadi, dan bukan merupakan suatu kasus keganasan seperti yang biasanya ditakutkan orangtua. Dengan tindakan yang tepat, mucocle dan ranula dapat sembuh tanpa komplikasi yang berarti. 

Sumber: DokterDigital.com

foto: webmd.com