Olahraga Tanpa Sarapan Bisa Kendalikan Nafsu Makan

Health - 02 Dec 2017

Melewatkan sarapan dan langsung berolahraga pada pagi hari ternyata membuat nafsu makan lebih terkendali, demikian menurut penelitian skala kecil. Penelitian yang melibatkan 12 partisipan pria kulit putih usia 18-23 tahun yang selalu aktif secara fisik tiba di lab pada pukul delapan pagi dan dikelompokkan secara acak. Satu kelompok diberi sarapan oatmeal dan jus jeruk, dan satu kelompok lain  tidak diberikan makanan apa-apa. 

Selanjutnya pada pukul sepuluh pagi, para pria tersebut berolahraga menggunakan treadmill selama satu jam. Sepekan kemudian, para partisipan mengulangi eksperimen yang sama, tetapi ditukar kelompok. Para pria yang semula digabung di kelompok sarapan, kini dijatah tidak makan apa-apa alias puasa. Begitu pula sebaliknya, para pria yang awalnya tidak makan apa-apa digabung di kelompok sarapan. 

Para pria diberi bekal untuk dimakan setelah berolahraga, dan dibebaskan untuk makan sepuasnya. Hasil yang diperoleh para peneliti menunjukkan bahwa para pria mengonsumsi lebih banyak kalori sepanjang hari bila mereka sarapan sebelum berolahraga. Terlihat perbedaan nyata antara kedua kelompok partisipan. 

Secara rata-rata, menurut Jessica Bachman, pemimpin penelitian, partisipan yang sarapan sebelum berolahraga, mengonsumsi sekitar 4.500 kalori. Sementara partisipan yang berolahraga tanpa sarapan hanya mengonsumsi 3.600 kalori saja. Bachman, yang juga menjadi asisten profesor bidang exercise science di University of Scranton di Pennsylvania, Amerika Serikat, mengatakan bahwa para pria mengonsumsi sebagian besar ekstra kalori tersebut saat sore hari. “Sejak lama, orang-orang telah mencari tahu soal bagaimana olahraga mempengaruhi selera makan,” kata Bachman seperti dilaporkan Live Science.

Menurutnya, ada banyak keterangan yang dimanipulasi, namun tidak demikian halnya soal dampak konsumsi sarapan ini. Hasil penelitian ini, menurut para peneliti, bisa menjadi implikasi bagi orang-orang yang berusaha menurunkan atau mempertahankan berat badan. Keseimbangan energi memiliki hubungan antara energi dipakai dan energi dikeluarkan. 

Hal tersebut tampak sederhana di atas kertas, namun tidak demikian dalam prakteknya. Pada akhirnya, perlu ditentukan apakah seseorang ingin menambah, menurunkan atau mempertahankan berat badan. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan secara online di The Journal of Nutrition and Metabolisms [9 Meal Schedules: When to Eat to Lose Weight], September 2016.

sumber: dokterdigital.com

foto: womanista.com