Terapi Warna Agar Rumah Terasa Teduh dan Nyaman





Warna merupakan salah satu komponen utama sebuah rumah. Pemilihan dan penggunaan warna pada setiap ruangan di sebuah rumah bisa membawa pengaruh bagi penghuninya. Warna yang tepat mampu memberi efek menenteramkan atau memberi semangat, dan membuat sebuah rumah menjadi lebih menarik. 

Setiap warna memiliki karakteristik masing-masing. Warna merah dipercaya mampu meningkatkan metabolisme tubuh sehingga menstimulasi seseorang untuk lebih aktif bekerja.  Namun ruangan yang didominasi warna merah bisa membuat Anda merasa tertekan dan gelisah.  Warna jingga berhubungan dengan kegembiraan dan keceriaan, cocok digunakan untuk mengatasi rasa depresi. Warna hijau  menggambarkan suasana alam, menyejukkan saraf, menyegarkan mata dan memberikan efek ketenangan dan kesembuhan. Warna biru membuat sistem syaraf menjadi santai, pikiran lebih konsentrasi dan religius, plus mendatangkan rasa damai. Tetapi warna biru juga memberi kesan dingin dan menekan. Warna kuning kurang ramah untuk mata, karena efek terangnya melelahkan. Dominasi warna kuning pada ruangan bisa membuat bayi sering menangis atau meningkatkan temperamen orang dewasa. Namun bila digunakan sebagai aksen, warna kuning memberikan kehangatan, keceriaan, kesan ringan, dan merangsang kreativitas. Warna ungu memunculkan gairah, romantisme, dan sensitivitas. Warna pink atau merah muda identik dengan kaum hawa. Warna ini bisa mendatangkan romantisme, kelembutan dan ketenangan,, bisa mengurangi perilaku agresif pada seseorang. 

Sayangnya warna ini juga menyebabkan tubuh menjadi statis hingga gairah turun. Warna putih menampilkan kesan bersih, merefleksikan sesuatu yang terang, mendatangkan ketenangan dan kesegaran, atau sesuatu yang baru. Dengan mengetahui karakteristik tiap warna, Anda bisa menggunakannya sebagai bahan acuan untuk memilih warna yang serasi bagi ruangan di rumah Anda.

Ruang Tamu

Ruang tamu merupakan area yang bersifat terbuka. Di ruang ini terjadi interaksi antara penghuni rumah dengan orang lain. Aktivitas yang dilakukan di ruang tamu biasanya adalah mengobrol sambil bersantai. Oleh sebab itu ruang tamu membutuhkan suasana hangat dan akrab. Warna-warna seperti salem, coral, coklat, atau kuning muda cocok diterapkan pada ruang tamu, terutama yang berukuran luaa, agar tercipta kesan teduh. Sedangkan ruang tamu yang minimalis bisa menggunakan warna putih agar terlihat lebih lega. Namun tak ada salahnya juga memilih warna sesuai kepribadian. Misalnya jika Anda merupakan pribadi yang enerjik, sah-sah saja untuk menggunakan aksen warna yang cerah dan ceria, seperti merah.

Ruang Keluarga

Sebagai tempat berkumpulnya anggota keluarga, bisa dibilang ruang keluarga adalah jantungnya sebuah rumah. Tak heran ruangan ini kerap dibuat senyaman mungkin oleh penghuninya. Ruangan ini sebenarnya bebas didesain sesuai dengan selera penghuni. Namun terlepas dari tema interior rumah yang digunakan, warna-warna seperti putih, abu-abu, hijau apel, atau biru langit merupakan warna yang bisa diaplikasikan di ruang keluarga. Kombinasikan warna putih dengan hijau atau putih dengan biru. Atau gunakan warna-warna terang seperti jingga dan merah untuk kesan yang lebih ceria dan hangat.

Ruang Makan

Sama seperti ruang keluarga, ruang makan juga harus didesain senyaman mungkin. Karena di ruangan ini anggota keluarga biasanya berkumpul untuk makan sambil melakukan aneka kegiatan santai lainnya. Warna dinding ruang makan sangat berpengaruh pada nafsu makan seseorang. Warna yang cocok untuk ruang makan adalah warna-warna yang relatif cerah. Misalnya warna merah, yang dipercaya bisa meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan nafsu makan. Warna hijau melambangkan kesan yang alami dan sehat. Warna hijau akan mendorong penghuni rumah untuk mempraktikkan gaya hidup sehat, termasuk saat makan. 

Kamar Tidur

Inilah area beristirahat dan area privasi sang penghuni rumah. Anda bebas menata kamar tidur sesuai dengan selera, terlepas dari tema interior rumah secara keseluruhan. Namun walaupun ada warna-warna tertentu yang lebih digemari, pastikan warna tersebut tidak menyebabkan Anda kesulitan untuk memejamkan mata. Misalnya warna hitam yang terkesan gelap dan suram, atau merah yang cenderung meningkatkan tekanan darah sehingga tidur menjadi tidak nyaman. Kombinasi biru tua dan abu-abu bisa dipilih untuk menciptakan suasana yang teduh dan nyaman, sehingga tidur bisa lebih nyenyak. Jika menginginkan suasana yang tenang dan nyaman, pilihlah warna-warna pastel yang tidak mencolok di mata, seperti krem, merah muda, atau biru langit. (FD)

Foto: biteinto.info