Makanan yang Wajib Dihindari Ibu Menyusui

Maternity - 03 Aug 2017

Penting bagi ibu menyusui untuk mengetahui makanan apa saja yang harus dihindari oleh ibu menyusui. Meskipun dokter akan menyarankan Anda untuk mengonsumsi apa saja yang Anda sukai saat menyusui, namun Anda juga akan mendapat nasehat tentang makanan apa saja yang harus dihindari selama menyusui. 

Tak sedikit para ibu yang mendapati bayinya menolak ASI setelah ibu mengonsumsi makanan tertentu. Nah, ini merupakan indikasi bahwa ada makanan tertentu yang dapat mengganggu pencernaan mereka.

Berikut, daftar makanan dan minuman yang harus dihindari saat ibu menyusui:

1. Alkohol dan Nikotin

Alkohol adalah minuman berbahaya bagi ibu hamil dan menyusui. Alkohol  dapat masuk ke dalam ASI dan konsentrasinya sama seperti konsentrasi alkohol dalam aliran darah. Mengonsumsi alkohol mengakibatkan efek buruk bagi bayi, baik secara langsung maupun jangka panjang. Efek langsungnya adalah bayi menjadi lemah, bayi pusing, lemah, sulit bangun dan juga produksi ASI pun akan berkurang. Efek panjangnya perkembangan motorik bayi akan terganggu mulai saat dia berusia satu tahun. Sedang nikotin akan  mengurangi hormon prolaktin sehingga menurunkan produksi ASI. Sebagai perokok pasif, bayi akan mudah gelisah dan menangis. Ia juga beresiko terserang penyakit radang paru-paru, asma, bronkitis,infeksi telinga, infeksi sinus, dan iritasi mata.

2. Kafein

Ibu menyusui dianjurkan untuk mengurangi teh, kopi dan soda.Kafein yang terkandung dalam minuman ini menyebabkan bayi rewel dan mengalami gangguan tidur. Kafein juga menyebabkan iritasi lambung sebagaimana sistem pencernaan bayi belum berkembang sempurna. Jika Anda ingin ngopi, lakukan setelah bayi tidur, karena umumnya payudara akan terisi setelah 2 jam dimana kadar kafein sudah sangat berkurang.

3. Cokelat

Sepotong coklat bisa memiliki kandungan kafein yang sama dengan minuman kopi atau soda.

4. Makanan yang Merangsang Gas

Bayi dapat mengalami gejala gangguan perut dan kembung saat ibu mengonsumsi makanan yang memproduksi gas. Makanan tersebut mungkin saja tidak menyebabkan gejala gas pada ibu, namun bayi dapat merasakan gejalanya. Makanan itu termasuk kol, brokoli, kubis dan paprika. Beberapa lentil seperti kacang merah, kacang lima dan kacang hitam juga bisa menimbulkan masalah gas. 

5. Makanan Pedas

Makanan pedas jelas bukan pilihan bijak ibu menyusui. Bayi akan rewel dan menangis setelah menyusui.

6. Produk Berbasis Susu

Anda harus memperhatikan sensivitas produk susu pada bayi, khususnya saat Anda mengonsumsi yogurt, keju, es krim atau susu. Saat bayi menderita kolik dan mulai muntah, itu bisa jadi reaksinya terhadap produk susu yang Anda konsumsi. Gejalanya antara lain sakit perut, eksim dan sulit tidur. Berhenti dulu mengonsumsi produk susu. Mulailah makan produk susu satu jenis selama seminggu. Dengan cara ini Anda bisa mengetahui reaksi pada bayi Anda. 

7. Ikan Besar dan Kerang

Ikan besar dan kerang mengandung merkuri dan dapat memengaruhi sistem saraf pusat bayi. Kadar merkuri yang tinggi sangat berbahaya bagi pertumbuhan otak bayi serta dapat memengaruhi memori, atensi, berpikir kognitif, keterampilan motorik, keterampilan visual dan bahasa. Sebab itu, ikan besar seperti hiu, king mackerel, ikan todak dan sebagainya harus dihindari.  Kerang juga harus dihindari jika bayi Anda mengalami gejala alergi, atau apabila ada riwayat alergi dalam keluarga Anda. Anda harus memperhatikan gejala alergi pada Si Kecil jika Anda menyantap udang lobster atau kerang. Umumnya, jika ada riwayat alergi di keluarga, ibu harus menghindari konsumsi ikan dan kerang.

8. Teh Peppermint 

Minuman ini harus dihindari karena dapat mengurangi pasokan ASI. Selama menyusui, lebih menghindari peppermint dalam bentuk cairan atau pun  permen. Sebagai gantinya, Anda bisa mencoba teh chamomile yang memiliki efek menenangkan.

9. Peterseli dan Mint

Peterseli termasuk dalam keluarga mint yang dapat mengurangi produksi ASI. Obat-obatan herbal ada juga yang menggunakan peterseli sebagai salah satu bahan, sehingga Anda harus memperhatikan kandungan obat-obatan herbal yang Anda konsumsi selama menyusui. Mengonsumsi peterseli dalam jumlah kecil tidak akan menimbulkan banyak efek pada sekresi ASI, namun jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan bisa berdampak buruk bagi produksi ASI. (YU)

Foto: metrouk2.files.wordpress.com