Apa Penyebab Bumil Mengalami Malnutrisi?

Maternity - 04 Apr 2018

Ibu hamil dan ibu menyusui rentan menderita kekurangan gizi atau malnutrisi. Kekurangan gizi selama kehamilan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius bagi ibu, serta gangguan perkembangan janin. Ibu hamil bisa mengalami malnutrisi jika pola makannya tidak seimbang.  

Penyebab malnutrisi pada ibu hamil antara lain:

1. Kurangnya konsumsi makanan bergizi (di dalam keluarga yang berpendapatan rendah).

2. Kondisi gigi atau mulut yang sakit, yang dapat mempengaruhi kemampuan mengonsumsi makanan.

3.  Mengikuti pola makan yang tidak sehat karena kurangnya pengetahuan..

4.  Kehilangan nafsu makan karena kondisi kesehatan lainnya seperti infeksi kronis, depresi, dan sebagainya.

5.  Penggunaan obat tertentu yang dapat mengganggu penyerapan nutrisi.

6.  Diare, mual, dan muntah juga bisa menyebabkan malnutrisi.

Resiko Kesehatan Bagi Ibu

Wanita yang kurang gizi pada saat terjadinya pembuahan ada kemungkinan gagal pula memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Hal ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak mencukupi selama kehamilan dan meningkatkan risiko kematian.

Kekurangan nutrisi mikronutrien  (zat gizi mikro) selama kehamilan dapat menyebabkan hal berikut:

• Kekurangan seng dan magnesium dapat menyebabkan preeklamsia dan kelahiran prematur.

• Kurang zat besi dan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia.

• Asupan Vitamin B12 yang tidak memadai juga dapat menyebabkan masalah neurologis.

Kekurangan vitamin K dapat menyebabkan perdarahan yang berlebihan saat melahirkan.

• Asupan yodium yang tidak memadai selama kehamilan dapat menyebabkan keguguran dan kelahiran mati (stillbirth).

 Efek gizi buruk selama kehamilan bisa merugikan dan mempengaruhi kesehatan ibu, seperti menurunkan kekebalan tubuh dan menyebabkan infeksi, menyebabkan anemia dan menurunkan produktivitas.

Resiko Kesehatan untuk Bayi

Menurut sebuah penelitian, kekurangan gizi dalam kandungan dapat berdampak negatif terhadap pertumbuhan bayi di tahun-tahun awal. Hal ini juga dapat meningkatkan risiko bayi menderita obesitas, diabetes, dan komplikasi metabolik lainnya seperti penyakit hati, dan lain-lain. 

Kekurangan mikronutrien selama kehamilan dapat mempengaruhi bayi dengan cara sebagai berikut:

• Defisiensi yodium dapat menyebabkan kelainan bawaan, kretinisme neurologis, defisiensi mental, diplegia spastik, kretinisme myxoedematous, dan lain-lain. Hal ini juga dapat meningkatkan risiko kematian bayi.

• Tingkat Seng  yang rendah dapat menyebabkan retardasi pertumbuhan janin dan kelainan kongenital.

• Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan rakhitis pada janin.

• Defisiensi folat dapat menyebabkan cacat tabung saraf pada bayi.

• Kekurangan kalsium dapat menyebabkan perkembangan kerangka janin yang buruk.

• Tingkat zat besi rendah di tubuh ibu dapat menyebabkan retardasi pertumbuhan janin.

Pola makan yang tidak seimbang selama kehamilan dapat mempengaruhi kesehatan bayi yang baru lahir  seperti dapat menyebabkan lahir mati, dapat menyebabkan kelahiran prematur, meningkatkan risiko kematian perinatal, menyebabkan komplikasi neurologis, pernafasan, usus serta peredaran darah pada bayi dan menyebabkan cacat lahir & kerusakan otak.

Ibu hamil yang kekurangan gizi juga membuat anaknya rentan terhadap komplikasi kesehatan berikut dalam jangaka panjang: 

• Disfungsi ginjal.

• Anak  kemungkinan menghadapi masalah kardiovaskular seperti hipertensi, aterosklerosis, stroke, dan penyakit jantung koroner.

• Osteoporosis.

• Kanker payudara.

• Disfungsi organ testis, ovarium, otak, jantung, hati, dan usus halus, dan sebagainya. 

Pencegahan

Pola makan yang seimbang bisa membantu Anda menikmati kehamilan yang aman. Konsumsilah  buah dan sayuran untuk mendapatkan vitamin, mineral dan serat. Sertakan sumber protein seperti ikan, telur, kacang-kacangan dan unggas dalam makanan Anda. Selain itu, tambahkan makanan bertepung seperti tepung jagung, pasta, mie, roti, dan kentang untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat Anda yang meningkat. Jangan lupa untuk minum suplemen kesehatan yang direkomendasikan dokter selama kehamilan. Kekurangan gizi pada ibu hamil terjadi karena asupan gizi yang tidak mencukupi. Dengan mengikuti pola makan dan gaya hidup sehat, Anda dapat melindungi bayi Anda dari malnutrisi dan berbagai komplikasi kesehatan. (YU)

Foto: babble.com