Ibu Hamil Mendengkur Cenderung Melahirkan Caesar

Maternity - 09 Jan 2019

Anda tengah hamil dan memiliki kebiasaan tidur mendengkur alias ngorok? Hal ini bisa berdampak pada janin yang tengah dikandung lho, demikian menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Sleep. Sebuah studi yang dilakukan peneliti dari University of Michigan menunjukkan ibu hamil yang mendengkur meningkatkan peluang melahirkan bayi dengan bedah caesar dan berat lahir rendah. Ibu hamil yang mendengkur setidaknya tiga malam dalam sepekan lebih berisiko.

 "Kami temukan bahwa mendengkur kronis punya hubungan dengan berat bayi lebih rendah dan operasi caesar, bahkan setelah kami menghitung faktor-faktor risiko lainnya," kata Louise O’Brien dari Pusat Gangguan Tidur University of Michigan. Penelitian tentang bahaya tidur mendengkur ini melibatkan 1.673 partisipan dan lebih dari sepertiganya adalah perempuan hamil. Menurut peneliti, ibu hamil dengan dengkur kronis, yang mendengkur sebelum dan selama kehamilan, berpeluang dua pertiga mempunyai berat bayi di bawah 10 persen dari berat normal. Mereka juga dua kali lipat lebih besar berpeluang melahirkan bayi secara caesar. Mendengkur adalah tanda utama terjadinya obstructive sleep apnea (OSA) pada seseorang. Gangguan ini membuat sebagian jalur pernapasan seseorang jadi terhambat. Akibatnya, kadar oksigen dalam darah bisa menurun di malam hari yang pada gilirannya bisa menyebabkan masalah-masalah kesehatan serius, seperti tekanan darah tinggi dan serangan jantung. 

Menurut peneliti, memperbaiki masalah tidur ibu hamil bisa membantu bayi dan memotong biaya perawatan bayi. OSA bisa diobati dengan penanganan yang disebut continuous positive airway pressure (CPAP), di mana pasien mengenakan mesin selama tidur untuk menjaga jalur napas tetap terbuka. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa mendengkur saat hamil berisiko terkena tekanan darah tinggi dan berpotensi menimbulkan kondisi pre-eklampsia. 

Dokter Digital 

foto: onhealth.com