Ini Lho, Hak Ibu yang Melahirkan

Maternity - 26 Feb 2018

Ternyata Ibu melahirkan memiliki hak tersendiri lho. Hal ini tertulis dalam Peraturan Pemerintah nomor 61/2014 tentang Kesehatan Reproduksi. Disebutkan di sana bahwa setiap perempuan berhak mendapat pelayanan kesehatan ibu berupa pelayanan pasca melahirkan, meliputi pelayanan untuk edukasi ASI Ekslusif. Berikut beberapa hak yang harus diterima oleh para perempuan yang melahirkan:

1. IMD Minimal 1 Jam

Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Mia Sutanto mengatakan, waktu yang diperlukan untuk Inisiasi Menyusui Dini (IMD) sedikitnya satu jam. Jadi payudara tidak hanya melekat sebentar saja di mulut bayi. IMD merupakan pelayanan neonatal yang esensial, yang artinya penting dan harus dilakukan.

2. IMD Bisa Dilakukan pada Persalinan Caesar

IMD tak hanya berlaku untuk persalinan normal, tapi juga persalinan melalui operasi Caesar, asal kondisi ibu dan bayi stabil dan tidak memerlukan tindakan medis.

3. Rawat Gabung 24 Jam

Setelah IMD, menurut peraturan, dalam waktu 24 jam bayi harus selalu berada dalam jangkauan ibu. Rawat gabung bukan sekedar bayi berada di samping ibu pada pagi hari, sedangkan malam harinya dikembalikan ke kamar bayi.

4. Bayi Dihangatkan Dekat Ibu

Terkadang usai kelahiran, bayi dipisahkan dari ibunya dengan alasan untuk menghangatkan sang bayi. Padahal dari sentuhan kulit ke kulit bayi pun bisa mendapatkan kehangatan, malah lebih bagus lagi untuk meningkatkan bonding ibu dan bayi.

5. Bayi Wajib Bersama Ibunya dalam 6 Jam Pertama.

Jika ibu dan bayi dalam keadaan sehat, keduanya harus berada dalam ruangan yang sama. Dokter Spesialis Anak yang juga pakar ASI, Utami Roesli menyebutkan, selama 6 jam saja bayi dipisahkan dari ibunya, akan meningkatkan hormon stres bayi. Akibatnya daya tahan tubuh bayi menurun. 

Nah, sudah tahu kan sekarang apa saja hak-hak ibu saat melahirkan bayi tercinta ke dunia? Semoga berguna ya. (FD)

Foto: www.hindustantimes.com