Manfaat Pil Kontrasepsi Selain Mencegah Kehamilan

Maternity - 05 Feb 2018

Pil kontrasepsi oral, yang biasa disebut sebagai "pil" saja, merupakan bentuk kontrasepsi hormonal yang dikonsumsi oleh wanita untuk mencegah kehamilan. Pil ini merupakan metode pengendalian kelahiran yang sangat efektif bila dikonsumsi dengan benar (pada waktu yang sama setiap hari), dimana hanya 0,1% wanita yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan, menurut data Asosiasi Kesehatan Reproduksi (ARHP) Amerika Serikat.  

Skor 0,1% menunjukkan sekitar 1 dari 100 wanita yang mengonsumsi pil mengalami kehamilan yang tidak diinginkan pada tahun pertama penggunaan pil. Namun, tingkat kehamilan naik secara dramatis pada wanita yang melewatkan minum pil (tingkat kenaikan 30-80 kali, sesuai data ARHP). Ada dua jenis pil kontrasepsi, dimana keduanya mengandung bentuk sintetis hormon estrogen dan progesteron (progestin). 

Pil kombinasi mengandung kedua hormon ini, sedangkan "pil mini" - yang dikenal sebagai pil hanya progestin – sesuai dengan namanya - hanya berisi hormon progestin. Pil ini juga dapat digunakan untuk tujuan medis non-kontrasepsi untuk mengatasi masalah antara lain: 

1. Pengaturan menstruasi 2. Mengatasi haid tidak teratur 3. Mengatasi menstruasi yang terlalu banyak (menoragia) 4. Mengatasi nyeri saat menstruasi (dismenore) 5. Sebagai terapi endometriosis 6. Solusi sindrom pramenstruasi (PMS) dan gangguan dysphoric pramenstruasi (PMDD) 7. Mengatasi jerawat, hirsutisme (pertumbuhan rambut berlebih) dan alopecia (rambut rontok) 8. Mengurangi risiko kista payudara, kista ovarium, penyakit radang panggul (PID) dan kehamilan di tuba falopi. 9. Kontrasepsi oral juga digunakan sebagai metode untuk mencegah kanker ovarium dan endometrium.  Namun demikian pil kontrasepsi tidak mencegah penyakit menular seksual.

sumber: dokterdigital.com

foto: assets.nhs.uk