Penyebab Berkurangnya Produksi ASI?

Maternity - 11 Oct 2018

Memberikan ASI pada buah hati tak selamanya berjalan lancar. Salah satu yang sering dikhawatirkan para ibu adalah menurunnya produksi ASI. Berikut adalah beberapa kondisi yang menyebabkan ibu menyusui mengalami penurunan produksi ASI :

1. Melewatkan sesi menyusui: Empat hingga enam minggu pertama, bayi yang baru lahir harus sering menyusu, setiap dua jam sekali. Produksi ASI mengikuti hukum supply and demand. Dengan kalimat lain, tubuh memproduksi ASI sesuai dengan kebutuhan bayi. Jika Anda sering menyusui 2-3 jam sekali, produksi ASI akan mencukupi kebutuhan bayi. Selain itu memerah atau memompa ASI bisa menjadi cara untuk meningkatkan produksi ASI. 

2. Tidak minum cukup cairan: Tubuh membutuhkan air untuk memproduksi ASI, dan menjaga kesehatan ibu pasca melahirkan. Minum air sepanjang hari, termasuk jus dan susu. Batasi konsumsi minuman soda dan berkafein karena dapat mendehidrasi tubuh.

3. Diet: Ibu menyusui membutuhkan kalori tambahan seperti halnya wanita hamil. Karena Anda. Makan untuk dua orang’ jadi tambahan kalori yang dibutuhkan sebesar 300 hingga 500 kalori perhari, atau sama dengan satu wadah yoghurt, secangkir sereal dan sepotong buah. Diet atau mengurangi kalori justru dapat mengurangi produksi ASI. 

4. Stress dan khawatir: Sayangnya, mengkhawatirkan pasokan ASI justru dapat menguranginya. Menyusui melibatkan fisik dan emosi. Jika Anda tetap santai, berpikir tentang hal-hal yang membahagiakan tentang bayi Anda, dan percaya diri tentang menyusui, pasokan ASI akan tetap lancar. (red)

foto: yourhealthplus.suttereastbay.org