Penyebab Proteinuria Selama Kehamilan

Maternity - 17 Jul 2017

Proteinuria adalah suatu kondisi dimana sejumlah protein tidak normal ditemukan dalam urin. Apa artinya protein dalam urin selama kehamilan?

Memiliki jumlah kecil protein dalam urin biasa terjadi pada kehamilan. Itu mungkin hanya berarti  ginjal Anda bekerja lebih keras dari biasanya karena Anda sedang mengandung. Namun  proteinuria dianggap tidak normal dan mengkhawatirkan bila melebihi 300mg / 24 jam. Ini merupakan indikasi dari penyakit ginjal yang mengakibatkan filtrasi darah menjadi lambat. 

Gejala dari adanya proteinuria selama kehamilan adalah tangan dan kaki bengkak, wajah bengkak dan urin berbusa.

Apa penyebab adanya protein dalam urin selama kehamilan?

1. Preeklampsia

Protein dalam urin disertai tekanan darah tinggi dan retensi cairan selama kehamilan dapat mengindikasikan preeklampsia. Proteinuria bersama dengan hipertensi biasanya terjadi setelah 20 minggu kehamilan. Preeklampsia yang parah membuat ibu hamil mengalami sakit kepala, pembengkakan tangan dan wajah, mual, muntah, sakit perut dan penglihatan kabur. Preeklampsia juga bisa menyebabkan kegagalan beberapa organ seperti ginjal, hati, otak, jantung, mata dan paru-paru.

Diagnosis dan pengobatan dini preeklampsia sangat penting untuk memastikan Anda melahirkan bayi yang sehat, mencegah komplikasi seperti bayi yang lahir dengan berat badan rendah. Diet sehat rendah garam dan olahraga dianjurkan untuk mengelola preeklampsia.

2. Eklampsia

Eklampsia merupakan kondisi serius yang menyebabkan kejang-kejang selama kehamilan. Eklampsia merupakan komplikasi berat dari preeklamsia pada ibu hamil yang memerlukan intervensi segera. 

3. Sindrom HELLP

Merupakan komplikasi yang mengancam nyawa yang biasanya terjadi akibat preeklampsia."HELLP" merupakan singkatan dari tiga ciri utama dari sindrom ini, yakni Hemolisis, Elevated Liver enzymes (Peningkatan enzim hati), Low Platelet count (Penurunan platelet). Gejalanya adalah mual, muntah, nyeri perut bagian atas, sakit kepala, perasaan sakit dan mengaburkan visi. Sindrom HELLP dapat mengakibatkan komplikasi serius seperti kerusakan hati dan ginjal, edema paru, solusio plasenta dan koagulasi intravaskular diseminata.

4. Infeksi Saluran Kemih (ISK) atau Infeksi Ginjal

Adanya urin dalam protein selama kehamilan juga disebabkan infeksi saluran kemih.

5. Faktor lainnya seperti stress, paparan suhu tinggi, demam, dehidrasi, leukemia, lupus, ginjal kronis, arthritis, dan diabetes juga dapat menyebabkan adanya protein dalam urin.

Pengobatan

Proteinuria bukanlah penyakit. Pengobatan semata-mata tergantung pada identifikasi penyebabnya dan cara mengelola gangguan tersebut. Jika Anda menderita diabetes, maka Anda harus mengontrolnya dengan olahraga dan menjaga pola makan seimbang. Jika Anda menderita hipertensi Anda mungkin perlu mengambil pengobatan untuk kondisi tertentu. Selain mengendalikan penyebab yang mendasarinya, Anda juga harus membatasi jumlah garam dan protein dalam menu makanan Anda. (YU)

Foto: momjunction.com