Ini Dia, Gula yang Aman untuk Dikonsumsi Anak

Tips & Tricks - 04 Jul 2018

Semua pasti sepakat bahwa anak-anak suka yang manis-manis, termasuk gula. Rasanya yang manis sangat disukai anak-anak, Sayangnya tak semua gula aman dikonsumsi anak. Jadi, gula yang bagaimanakah yang aman dikonsumsi anak-anak? Simak baik-baik ya. 

1. Gula pasir atau gula putih. Dikenal juga sebagai sukrosa, mudah diserap tubuh dan aman dikonsumsi anak. Batasan konsumsinya adalah 6 sendok teh sehari.

2. Gula merah. Terdiri dari 50% sukrosa dan sisanya glukosa (gula sederhana dari karbohirat) dan fruktosa. Fruktosa adalah jenis gula buah yang paling aman karena diserap secara perlahan oleh tubuh. 

3. Gula alkohol. Meski merupakan bahan pembuat permen, umumnya nilai kalorinya lebih rendah dibanding gula pasir. Aman dikonsumsi anak, asal tak berlebihan. Salah satu efek yang ditimbulkan adalah sering buang air besar. Beberapa jenis gula alkohol yang ada dalam permen adalah manitol, sorbitol, dan xylitol.

4. Gula buatan sakarin. Biasa digunakan untuk minuman ringan khusus diet. Masih bisa dikonsumsi anak dalam batas 50-300 mg/kg berat badan. Tingkat rasa manisnya sekitar 300-400 kali sukrosa.

5. Gula buatan aspartam. Umum digunakan untuk permen karet tanpa gula dan pemanis khusus untuk diet. Tingkat rasa manisnya sekitar 200 kali sukrosa. Bila dikonsumsi secara berlebihan bisa memicu keterbelakangan mental akibat penumpukan fenilalanin menjadi tirosin pada jaringan saraf. Batasan konsumsi 40 mg/kg berat badan. 

6. Gula buatan siklamat. Pemanis ini biasa digunakan untuk membuat permen karet, es krim, serta makanan dan minuman jajanan. Sakarin dan siklamat merupakan senyawa yang bersifat karsinogenik (pemicu kanker). Batasan konsumsi 11 mg/kg berat badan. (FD)

Foto: holadoctor.com