Jaga Lambung dari Makanan Pedas

Tips & Tricks - 28 Jun 2018

Rasanya belum terasa seperti makan jika makanan belum ada sambal, merica atau segala sesuatu yang bisa menyulut mulut jadi mengercap. Sambal memang baik adanya, tapi hati-hati jika mengonsumsinya berlebihan.

Sepertinya mengenakkan mulut jika makanan dengan sambal telah dilahap habis. Sambal memang memiliki manfaat melawan kanker. Setidaknya sebuah studi yang dipublikasikan Cancer Research membuktikan bahwa unsur capsaicin yang ada dalam cabai bisa menghambat pertumbuhan sel kanker prostat. 

Satu hal yang mesti diperhatikan adalah rasa pedas sambal dan efeknya bisa menyerang kondisi lambung Anda. Tentunya jika sambal dikonsumsi secara berlebihan tanpa ada pengaturan pola konsumsi yang baik. Rasa sakit pada lambung memang bisa muncul setelah Anda mengonsumsi makanan yang pedas dengan pola makan yang sering. 

Dalam hal ini, Anda yang suka ngemil harus berhati-hati jika mengonsumsi keripik pedas. Seringnya mengonsumsi keripik pedas bisa berpengaruh pada lambung yang bisa dikenali lewat pencernaan yang tidak baik, menjadi diare – misalnya. Dr. Ari F Syam, dokter konsultan lambung, berpesan untuk Anda yang mempunyai masalah sakit maag dan pencernaan, lebih baik menghindari keripik yang rasanya benar-benar sangat pedas. 

Berikut tips dari Dr. Ari, ”Kalau capsaicin diencerkan, maka efek pedasnya berkurang. Karena itu, sebaiknya memang saat makan keripik ini dicampur dengan makanan lain misal nasi. Selain itu, saat makan keripik sebaiknya disertai dengan banyak minum.” 

Yuk, jaga kesehatan lambung kita dengan mengimbangi pola makan yang sehat dan menghindari makanan yang terlalu pedas. (RR)

Foto: hellosehat.com