Waxing Berbahaya Bagi Kesehatan?

Tips & Tricks - 04 Nov 2018

Tindakan mencabut bulu pada kulit yang lebih dikenal dengan waxing memang sangat dibutuhkan para kaum hawa yang ingin mempercantik kulitnya.  Namun tanpa disadari, apakah tindakan ini justru menimbulkan efek samping, terutama terhadap kesehatan tubuh. 

Untuk diketahui waxing yang dilakukan secara rutin dan berkepanjangan ternyata bisa memberikan dampak yang buruk untuk kulit. Dampaknya, kulit kita menjadi tidak elastis dan kulit mudah berkerut, serta rentan gangguan karena lapisan kulit menipis. Selain itu rasa sakit yang terjadi saat melakukan waxing akan memunculkan ruam. Nah biasanya ruam ini ditandai dengan benjolan kemerahan kecil pada kulit. Wax yang digunakan secara rutin dan berulang-ulang juga mampu menyebabkan infeksi dan iritasi. Belum lagi panasnya wax dan bahannya yang penuh dengan campuran kimia juga dapat memperburuk kondisi infeksi kulit.

Bagi mereka yang berkulit sensitif, metode waxing ini bisa menimbulkan pendarahan dan memar di kulit. Kalau semakin parah kulit kita akan semakin sensitif dan bahkan menimbulkan pendarahan dengan beberapa benjolan seperti bisul. Waxing pada tangan dan kaki tidak menimbulkan dampak serius, hanya berupa rasa perih sesaat karena bulu tercabut dari akarnya. Meskipun begitu, jika perawatan ini dilakukan dengan tidak hati-hati, ada kemungkinan besar untuk mengalami infeksi dan tumbuhnya rambut di tempat yang berbeda.

Untuk penderita diabetes, ginjal kronis atau penyakit hati yang kondisi kulitnya tidak normal, sangat tidak disarankan untuk melakukan waxing, karena dapat memicu timbulnya berbagai penyakit. Namun bila tetap ingin melakukan metode ini boleh saja, asalkan memilih salon yang profesional dan memiliki lisensi dan izin usaha yang legal. Selain itu cek kebersihan dan kehigienisan proses waxing. (DL)

foto: imagessalonandspa.com